Bank DKI Bagikan Dividen Rp249 Miliar, Siap Melangkah ke Bursa Saham!

Akurat Banten - Bank DKI mencetak langkah besar dengan membagikan dividen sebesar Rp249,31 miliar atau 32 persen dari laba bersih tahun buku 2024 yang mencapai Rp779,1 miliar.
Rinciannya, Rp249,26 miliar disalurkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Rp56 juta kepada Perumda Pasar Jaya.
Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini.
Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa pembagian dividen ini menjadi bentuk apresiasi kepada pemegang saham sekaligus penguatan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan kinerja positif.
Sementara itu, 68 persen sisa laba bersih atau sekitar Rp529,79 miliar akan digunakan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan usaha ke depan.
Tidak hanya fokus pada dividen, RUPST juga menyepakati rencana strategis jangka panjang, yakni pelaksanaan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).
Perseroan mendapatkan mandat untuk menyiapkan segala hal terkait IPO, termasuk kajian mendalam dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi domestik dan global serta situasi pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sebagai bagian dari penguatan struktur keuangan, RUPST turut menyetujui penambahan modal disetor sebesar Rp2,19 miliar yang berasal dari penghapusan kredit eks BPPN.
Baca Juga: Amarah Jenderal: Gatot Nurmantyo Tantang Hercules, 'Kau Preman, Bukan Pejuang!'
Dengan tambahan ini, modal ditempatkan meningkat dari Rp6,577 triliun menjadi Rp6,579 triliun, sementara sisanya dicatatkan sebagai cadangan umum perusahaan.
Tak kalah penting, perubahan susunan pengurus perusahaan juga dilakukan untuk mendukung transformasi bisnis.
Anang Basuki resmi menggantikan Bahrullah Akbar sebagai Komisaris Utama, dengan sejumlah nama baru seperti Daniel Setiawan Subianto dan Basaria Martha Juliana bergabung dalam jajaran direksi.
Baca Juga: Bikin Tajir di 2025? Ini Perbandingan Obligasi vs Deposito yang Wajib Diketahui Investor!
Semua anggota baru ini masih harus melalui uji kelayakan dan kepatutan dari OJK.
Langkah besar Bank DKI ini menandai babak baru dalam perjalanan bisnis mereka, dengan kombinasi penguatan struktur, dividen yang signifikan, serta rencana menuju IPO yang menjanjikan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







