Marak Praktik Curang Beras Medium Dilabeli dan Dijual Sebagai Beras Premium, Begini Cara Mudah Membedakannya

AKURAT BANTEN - Marak praktik curang komoditas pangan yang beredar di masyarakat kembali terkuak.
Setelah heboh kasus repacker nakal yang mengurangi volume minyak goreng MinyaKita, kini oknum pelaku usaha juga berbuat curang di sektor beras.
Baca Juga: Muncul Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil Usai Pengakuan Seorang Wanita Bongkar Isi DM Instagram
Terbukti bahwa ada praktik curang membuat beras medium menjadi beras premium dengan cara menipu.
Praktik ini diungkap oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengaku telah melakukan uji sampel.
“Kami ke beberapa tempat, kami sudah ambil sampelnya, kami cek, ternyata isinya medium, tapi tulisnya premium,” kata Amran di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta pada Rabu, 26 Maret 2025.
“Itu merugikan masyarakat, merugikan rakyat Indonesia,” tambahnya.
Pasalnya, rakyat dibohongi dengan beras yang dilabeli premium ternyata berisi beras medium.
Sehingga rakyat yang telah mengeluarkan uang lebih banyak untuk berharap mendapat beras kualitas baik, menjadi dirugikan.
Baca Juga: Boikot Global Bikin Tesla Terpuruk, Harganya Anjlok hingga 76%
“Sampaikan ke semua pengusaha, jangan medium dialihkan menjadi premium, isinya medium, tapi tulisnya premium karena kami sebentar lagi akan cek seluruh Indonesia,” ujarnya.
Untuk menghindari jadi korban curang beras premium abal-abal ini, ada beberapa tips untuk membedakannya dengan beras premium asli.
Pada beras premium dan beras medium keduanya memiliki derajat sosoh (terlepasnya kulit ari pada beras) yang sama,yaitu sebesar 95%, dengan kadar air maksimal sebanyak 14%.
Perbedaan yang jelas terlihat dari kedua kelas beras tersebut ada pada kualitas tampilan beras, yaitu utuh dan patah.
Pada beras premium, beras kepala terlihat butir hampir utuh hingga utuh di atas 95%.
Sedangkan pada beras medium terdapat minimal 75% beras kepala.
Secara singkat, beras kepala pada beras premium jumlahnya lebih banyak dibandingkan pada beras medium
Untuk kandungan gizi utama pada kedua kelas beras sama, yakni lemak 0-0,6%, protein 6-9% dan karbohidrat 70-85%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 9Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 10MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus





