Soroti Isu Royalti, Ariel NOAH Ungkap Belum Ada Keadilan untuk Pencipta dan Pengguna

AKURAT BANTEN - Penyanyi kenamaan Indonesia, Nazril Irham alias Ariel Noah menyatakan terkait tantangan regulasi hak cipta (royalti) dalam industri hiburan Tanah Air.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, Ariel menyoroti mekanisme direct licensing dalam konteks performing rights atau hak pertunjukan.
Baca Juga: Jelang Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick Thohir: Ada Tekanan Besar
Ariel menyebut, direkt licensing untuk pencipta lagu itu dapat memberikan izin langsung kepada pengguna tanpa melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang kini dinilai belum memiliki regulasi yang jelas dalam Undang-Undang Hak Cipta.
Vokalis Band NOAH itu mengatakan, ketiadaan aturan yang mengatur skema tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan merugikan banyak pihak.
"Direct licensing belum diatur mekanismenya dalam Undang-Undang Hak Cipta," tegas Ariel melalui akun Instagram @arielnoah, pada Senin, 24 Maret 2025.
"Output-nya belum diuji, bagaimana efisiensinya dalam pelaksanaan, hingga bagaimana kerjasama yang adil untuk pihak pencipta dan pengguna, termasuk tarifnya," sambungnya.
Ariel lalu menegaskan, selama ini sistem pembayaran royalti telah berjalan melalui LMK, dan sudah memiliki dasar hukum dan mencakup aspek pajak.
Baca Juga: Geger Ormas Minta THR ke Perusahaan di Bekasi, Dedi Mulyadi: Abaikan dan Laporkan!
Kemunculan direct licensing tanpa regulasi yang jelas, membuat Ariel merasa khawatir akan terjadi ketidakseimbangan dalam penentuan tarif royalti antara pencipta dan pengguna.
"Selama ini, mekanisme melalui LMK sudah mencakup sampai aturan pajaknya," terang Ariel.
"Jika ada sistem baru seperti direct licensing, maka harus ada regulasi yang memastikan skema ini adil bagi semua pihak," tandasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







