Banten

Pemkot Tangerang Pastikan Kondisi Jalur Mudik Lebaran 2025 Aman Dilalui

Noudhy Valdryno | 17 Maret 2025, 04:00 WIB
Pemkot Tangerang Pastikan Kondisi Jalur Mudik Lebaran 2025 Aman Dilalui

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan persiapan guna memastikan kondisi infrastruktur jalan dalam keadaan baik, menjelang arus mudik Lebaran 2025.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menuturkan, Pemkot Tangerang terus melakukan persiapan secara intensif di sejumlah ruas jalan utama, dan alternatif yang diperkirakan akan digunakan pemudik selama arus mudik Lebaran.

Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya kerusakan yang membahayakan para pemudik saat melintasi wilayah Kota Tangerang, pada akhir bulan nanti.

Baca Juga: 16 Maret Nuzulul Quran 2025, Apa yang Harus Dilakukan di Malam Nuzulul Quran?

"Beberapa hari terakhir ini kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, maupun provinsi untuk memastikan ruas jalan yang digunakan mudik nanti dalam kondisi prima," ujar Taufik dalam keteranganya, Senin (17/3/2025).

Selain itu, Taufik menyebutkan, Pemkot Tangerang juga terus melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan kota yang diproyeksikan menjadi jalur alternatif menuju perbatasan.

"Seperti di Jalan Moh. Toha yang mengarah ke Kabupaten Tangerang, Jalan Marsekal Suryadarma yang mengarah ke Kabupaten Tangerang, sampai Jalan Lio Baru yang mengarah ke Daerah Khusus Jakarta," terangnya.

Baca Juga: Kurang dari 6 Jam, Polsek Cikande Tangkap Pelaku Pembacokan Sales Handphone

Sehingga, pihak Dinas PUPR Kota Tangerang terus melakukan monitoring sekaligus evaluasi kondisi kesiapan ruas jalan yang akan dilalui pemudik terutama yang menjadi wilayah kewenangan kota. 

"Kalau dipersentasekan sekitar 70-80 persen semuanya siap dilalui pemudik, jadi tinggal beberapa segmen kecil yang perlu mendapatkan pemeliharaan rutin lagi," ungkapnya.

 

Target Perbaikan 20 Jalur Mudik

 

Saat ini, Taufik mengatakan, para pekerja telah melakukan penggalian sejumlan ruas jalan yang rusak dan berlubang dengan menggunakan alat dengan kedalaman yang bervariatif, tergantung tingkat kerusakan.

Baca Juga: Pemkot Serang Kecolongan Proyek Siluman Urukan Tanah di Kampung Cilincing

"Kemudian, jalan tersebut dilakukan perbaikan secara tambal sulam. Apabila ada yang kerusakannya butuh waktu lama, kita sementara menggunakan paving blok, yang penting jalan-jalan berlubang ini bisa kita hindari," jelasnya.

Menurut Taufik, Kota Tangerang sebagai daerah perlintasan bagi pemudik ke Sumatera maupun ke arah sebaliknya. Maka, Pemkot Tangerang melalui seluruh OPD berupaya memastikan seluruh jalur mudik secara kualitas jalan, atau keamanan arus lalu lintas dalam keadaan aman dan nyaman bagi para pemudik.

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik yang akan melintasi jalur tersebut saat arus mudik Lebaran 2025," katanya.

Baca Juga: Bukan Hanya di Jawa, Bareskrim Ungkap Kasus LPG 3 Kg Oplosan Terjadi Juga di Bali

Adapun Dinas DPUPR Kota Tangerang menargetkan perbaikan jalan di 20 jalur mudik rampung pada 24 Maret 2025. Sejumlah jalur mudik yang dilakukan perbaikan diantaranya :

1. Jl. M. Toha 11. Jl. Pinang Kunciran
2. Jl. Marsekal Suryadarma 12. Jl. Raden Saleh
3. Jl. Iskandar Muda 13. Jl. Prabu Siliwang
4. Jl. Prabu Kiansantang 14. Jl. Pajajaran
5. Jl. K.S. Tubun 15. Jl. TMP. Taruna
6. Jl. Bouroq/lio baru 16. Jl. Perintis Kemerdekaan
7. Jl. Imam Bonjol 17. Jl. Veteran
8. Jl. Dr. Sitanala 18. Jl. M. Yamin
9. Jl. Sangego 19. Jl. Teuku Umar
10. Jl. Rasuna Said 20. Jl. Aria Kemuning

Petugas juga akan terus dikerahkan untuk melakukan pengecekan jalan secara berkala. "Sekaligus mendorong atau mengimbau partisipasi masyarakat untuk melaporkan keluhan atau temuan jalan berlubang melalui fitur LAKSA di Super Apps Tangerang LIVE," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.