Dilecehkan Kemenangan Pramono-Rano Pilkada Jakarta, Tim Rido: Pemenangnya Adalah Golput!

AKURAT BANTEN - Pilkada 2024 sejatinya berjalan sebagai sebuah pesta rakyat dalam sebuah negara yang menganut sistim demokrasi, dimana pengakuan atas keterpilihan salah satu Paslon merupakan akhir dari sikap portifitas yang harusnya ditunjukkan oleh para kontestan.
Namun sering kita jumpai, seperti Pilkada Jakarta 2024, jika menilik pernyataan yang disampaikan oleh Tim pemenangan Ridwan Kamil dan Suswono (Rido) bahwa kemenangan yang diumumkan KPU kemarin adalah kemenangan untuk golongan putih atau Golput artinya Tim Rido secara tidak langsung melecehkan kemenangan Paslon 03.
Hal ini, dibenarkan Koordinator Tim Rido, Ramdan Alamsyah dalam sebuah obrolan disalahsatu media nasional, Ia menyatakan pemenang pilkada Jakarta, bukan Paslon 01,02 dan 03.
Baca Juga: Sinar Mas Land Dorong Transformasi Digital dengan Mengoptimalkan AI dan IoT
"Banyak permasalahan ketidakikutsertaan pemilih yang sudah menerima C6, tapi saya tegaskan dalam sesi kemarin itu yang menang bukan 01, 02 dan 03, tetapi golongan putih," ujar Ramdan pada, Senin (09/12/2024) dikutip Akurat Banten.
Berdasarkan hasil evaluasi Tim Rido, menemukan bahwa sejumlah pemilih tak dapat menyalurkan hak suaranya akibat masalah distribusi formulir C6 yang tidak merata, sebagai alasan yang menyebabkan rendahnya tingkat keikutsertaan pemilih, sehingga Pilkada Jakarta 2024 kemenangan bagi golput.
"Ini menjadi preseden buruk dan kami ini menjaga marwah demokrasi menjaga integritas KPU sesungguhnya agar jangan sampai kemudian tercoreng dengan keikutsertaan ini," ungkapnya.
Baca Juga: Saksi Kubu RK dan DHARMA PONGREKUN, Tolak Tandatangan Berita Acara Hasil Rekapitulasi KPU Jakarta
Untuk itu, Tim Rido mendesak KPU dan Bawaslu untuk segera bertindak dan memperbaiki sistem pemilihan yang selama ini dianggap merugikan banyak pemilih.
"kami juga ingin menunjukkan kepada publik, menyadarkan setidak-tidaknya kepada masyarakat bahwa ada yang bermasalah loh dari demokrasi kita ini terutama dalam hal pilkada," Alamsyah menambahkan.*******
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









