Pasca Dilanda Angin Puting Beliung, Belasan Rumah dan Toko di Pandeglang Mengalami Kerusakan

AKURAT BANTEN - Belasan rumah dan toko milik warga di area Pasar Batu Bantar, Kecamatan Cimanuk, mengalami kerusakan, berat ringan dan sedang, setelah dilanda angin puting beliung pada Sabtu (30/12/2023) pukul 16.30 wib sore tadi.
Kepala Rehab dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Anwar Munawar mengatakan jika akibat kejadian puting beliung tersebut, puluhan rumah dan beberapa toko di Batu Bantar mengalami rusak berat.
"Puting beliung terjadi pada pukul 16.30, dan akibat kejadian ini, berdasarkan informasi yang kami terima dari masyarakat, sebanyak 4 rumah rusak berat dan 17 lainnya rusak ringan, serta 6 toko yang ada di Pasar Batu Bantar, Kecamatan Cimanuk rusak parah," kata Anwar kepada wartawan.
Menurut Anwar, pasca kejadian tersebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar mewaspadai adanya perubahan cuaca.
- Baca Juga: Jam'iyyah Qurro Indonesia Doakan Ganjar Mahfud Dilantik jadi Presiden
- Baca Juga: Jelang Tahun Baru, Kediaman Suntaka Rata Dengan Tanah
- Baca Juga: Tahun 2023 11 Anggota Polisi di Polda Banten di Sanksi PTDH
"Sudah kami beritahukan terkait himbauan kepada seluruh masyarakat di setiap kecamatan hingga desa, agar siap siaga ketika memang posisi El Nino yang panjang. Karena bisa memungkinkan bencana puting beliung atau angin kencang itu terjadi, seperti yang terjadi di Kecamatan Karang Tanjung kemarin," ungkapnya.
Mengenai kerugian kata Anwar, pihaknya mengaku belum bisa diperkirakan. Karena menyusul jumlah kerusakan rumah warga bisa saja bertambah dan masih menerima data susulan.
Di sisi lain Danu warga Batu Bantar mengatakan, bahwa pada saat kejadian dirinya tengah berada di dalam rumah bersama saudaranya yang lain.
"Sebelum adanya angin puting beliung. Cuaca tiba-tiba terlihat gelap disertai anging kencang yang langsung menghantam atap beberapa rumah dan toko. Kemudian saya dan anggota keluarga yang lain berlari ke lapangan, takut kalau rumah roboh," singkatnya.
Sementara Enip pengguna jalan mengaku jika usai terjadinya angin puting beliung, arus lalulintas sempat dialihkan beberapa jam saat mengevakuasi beberapa pohon yang menyangkut di kabel listrik PLN.
"Saya disuruh putar balik oleh petugas dan mengarahkan untuk menggunakan akses jalan Mandalawangi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









