Lakukan 'Ngaseuk' Padi Huma, Warga Bejod Berharap Padinya Tumbuh Subur

AKURAT BANTEN - Sejumlah petani di Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, melakukan 'ngaseuk' atau menanam padi huma di lahan darat untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Tradisi ngaseuk atau menanam padi di lahan darat dilakukan secara gotong royong. Kepala Desa Bejod, Rohmat menyatakan, tradisi ngaseuk ini salah satu bagian dari budaya gotong royong yang dilakukan secara turun temurun.
"Kami berharap padi huma yang di tanam dengan cara diaseuk ini tumbuh subur dan bisa dipanen," kata Rohmat, Sabtu (9/12/2023)
Gerakan tanam padi huma secara gotong royong merupakan budaya masyarakat untuk membantu petani bercocok tanam. Kalau menanam padi huma dilahan darat dilakukan petani sendiran, entah kapan selesai. Karenanya dilakukan gotong royong.
- Baca Juga: 9 Kenikmatan Kuliner Kota Kuala Lumpur Malaysia Hingga Setiap Suapnya Terasa Serumpun
- Baca Juga: Demo Sopir Truk Tambang di Parung Panjang Dikeluhkan Warga, Blokade Jalan dengan Truk
- Baca Juga: Menarik! Restoran Ini Sajikan Menu Andalan Kuliner Akulturasi Arab dan Indonesia
Menurut Rohmat, selesai ngaseuk padi, warga kumpul lalu membuka nasi kebuli yang telah disiapkan dari rumah dan makan bersama-sama.
Ia berharap, tradisi ngaseuk yang menurutnya bagian dari budaya gotong royong di masyarakat tidak hilang karena perubahan jaman.
"Menanam padi dengan cara diaseuk itu tidak lama, luas lahan 1 hektar saja misalnya itu paling 3 sampai 4 jam selesai. Kami berharap budaya ini tidak hilang," harapnya.
Dalam bahasa Sunda, Ngaseuk yang digunakan untuk menyebut proses penanaman padi di huma yang menggunakan Aseuk yang terbuat dari batangan kayu sebagai alat utamanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









