Peta Elit Pendidikan Terbongkar! Ini Fakta Mengejutkan di Balik 30 SMA dengan Nilai TKA Tertinggi 2025

AKURAT BANTEN - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 kembali mengguncang dunia pendidikan nasional.
Daftar 30 besar SMA dengan nilai rata-rata tertinggi tidak hanya menampilkan deretan sekolah unggulan, tetapi juga membuka tabir ketimpangan kualitas pendidikan antardaerah di Indonesia.
TKA yang mulai diterapkan sebagai pengganti Ujian Nasional dirancang untuk memotret kemampuan akademik siswa secara lebih objektif.
Tidak menentukan kelulusan, tetapi hasilnya kini menjadi barometer baru dalam membaca peta mutu pendidikan nasional.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu! Ini Peran Nilai TKA di SNBP 2026, Berlaku tapi Tak Wajib
Dan dari data yang dirilis, terlihat jelas bahwa kompetisi akademik masih didominasi oleh sekolah-sekolah dari wilayah tertentu.
Sekolah-sekolah yang masuk dalam daftar elite nasional tersebut mayoritas berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Nama-nama SMA unggulan dari wilayah ini kembali muncul, menegaskan dominasi mereka dalam pencapaian akademik berbasis tes standar nasional.
Nilai tinggi pada mata pelajaran inti seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris menjadi kunci keberhasilan mereka menembus jajaran teratas.
Baca Juga: Jaksa Kejati Banten Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Pengurusan TKA
Namun di balik prestasi gemilang tersebut, muncul fakta yang tak kalah mencolok.
Provinsi Banten tidak tercatat memiliki satu pun SMA yang masuk dalam 30 besar nasional versi TKA 2025.
Fakta ini menjadi sorotan, mengingat Banten selama ini dikenal memiliki sejumlah sekolah favorit dengan reputasi akademik yang kuat di tingkat regional.
Ketiadaan sekolah asal Banten dalam daftar ini bukan berarti kualitas pendidikan di provinsi tersebut tertinggal jauh.
Baca Juga: Gelombang Baru Pengusutan KPK Bongkar Dugaan Pemerasan TKA di Kemenaker
Para pemerhati pendidikan menilai hasil TKA perlu dibaca secara utuh dan proporsional.
TKA hanyalah satu indikator dari sekian banyak ukuran mutu pendidikan.
Faktor lain seperti prestasi olimpiade, hasil UTBK-SNBT, pengembangan karakter siswa, serta lingkungan belajar juga memegang peran penting.
Di sisi lain, hasil TKA 2025 menguatkan anggapan bahwa akses terhadap sumber daya pendidikan masih menjadi penentu utama prestasi akademik.
Baca Juga: Imigrasi Kendari Lakukan Sidak TKA di Tambang Konawe Utara, Sinergi Instansi Jadi Kunci
Sekolah dengan fasilitas lengkap, guru berkualitas, dan budaya belajar kompetitif cenderung lebih siap menghadapi evaluasi berbasis standar nasional.
Momentum rilis TKA 2025 ini pun menjadi bahan refleksi bagi pemerintah daerah, termasuk Banten.
Tantangan ke depan bukan sekadar mengejar peringkat nasional, tetapi memastikan pemerataan mutu pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.
Dengan sistem evaluasi yang terus berkembang, TKA diharapkan tidak menjadi alat pelabelan semata, melainkan pijakan untuk memperbaiki kebijakan pendidikan.
Baca Juga: Peserta Membludak, Kemendikdasmen Gelar Simulasi TKA untuk Siapkan Generasi Pelajar
Daftar 30 besar SMA 2025 memang menampilkan siapa yang berada di puncak, tetapi di saat yang sama juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju keadilan pendidikan masih panjang dan penuh pekerjaan rumah.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








