Banten

Emas Antam Mengamuk, Harga Nyaris Tembus Rekor, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual dan Borong

Andi Syafriadi | 21 Januari 2026, 11:43 WIB
Emas Antam Mengamuk, Harga Nyaris Tembus Rekor, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual dan Borong

AKURAT BANTEN - Lonjakan harga emas kembali mengguncang pasar logam mulia.

Pada Rabu, 21 Januari 2026, harga emas batangan Antam mengalami kenaikan signifikan dan mendekati level tertinggi sepanjang sejarah.

Pergerakan ini langsung memicu reaksi berantai di tengah masyarakat, termasuk di wilayah Banten, di mana minat jual dan beli emas kembali meningkat tajam.

Kenaikan harga emas kali ini dinilai bukan sekadar fluktuasi harian biasa.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Malam Nisfu Syaban 2026 Jadi Sorotan, Waktu Emas Doa dan Ampunan yang Tak Ingin Dilewatkan Umat Islam

Harga jual emas Antam ukuran 1 gram kini berada di kisaran Rp2,77 juta, sementara harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam ikut terkerek ke atas, berada di kisaran Rp2,61 juta per gram.

Angka tersebut membuat emas kembali menjadi sorotan utama sebagai instrumen lindung nilai yang dianggap paling aman.

Di sejumlah gerai logam mulia dan toko emas, antrean mulai terlihat sejak pagi.

Sebagian masyarakat datang untuk menjual emas simpanan mereka demi mengamankan keuntungan, sementara sebagian lainnya justru memilih membeli emas sebagai bentuk perlindungan aset di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga: Harga Emas Masih Mahal! Antam, Galeri 24, dan UBS Bertahan di Level Tinggi Hari Ini

Kondisi ini mencerminkan peran emas yang kembali menguat sebagai safe haven, terutama ketika pasar keuangan global diwarnai tekanan nilai tukar, ketegangan geopolitik, serta kekhawatiran perlambatan ekonomi.

Dalam situasi seperti ini, emas sering menjadi pilihan utama karena nilainya relatif stabil dan cenderung meningkat dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat Banten, tren kenaikan harga emas ini memiliki arti strategis.

Banyak keluarga menjadikan emas sebagai tabungan jangka panjang, dana pendidikan, hingga cadangan darurat.

Baca Juga: Polri Buka Jalan Emas Atlet SEA Games 2025 Masuk Korps Bhayangkara

Ketika harga melonjak seperti sekarang, tidak sedikit yang mulai menghitung ulang waktu terbaik untuk menjual atau justru menambah kepemilikan emas.

Meski begitu, para pengamat mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya karena euforia kenaikan harga.

Selisih antara harga jual dan harga buyback yang masih cukup lebar perlu menjadi pertimbangan matang, terutama bagi investor jangka pendek.

Membeli emas saat harga sedang tinggi juga mengandung risiko jika terjadi koreksi dalam waktu dekat.

Baca Juga: Beasiswa KOICA 2026 Resmi Dibuka, Peluang Emas Kuliah S2 Gratis di Korea Selatan, Buruan Cek!

Namun untuk investor jangka panjang, emas tetap dianggap sebagai aset yang solid.

Sejarah menunjukkan bahwa dalam rentang waktu bertahun-tahun, emas cenderung memberikan perlindungan nilai terhadap inflasi dan pelemahan mata uang.

Karena itu, banyak analis menyarankan agar emas tetap ditempatkan sebagai bagian dari portofolio investasi, bukan sekadar alat spekulasi.

Kenaikan harga emas Antam juga menjadi pengingat pentingnya literasi keuangan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Sekarang Harga Emas Hari Ini Anjlok Ratusan Ribu Per Gram, Yuk Siap Borong Sebelum Naik Lagi

Memahami waktu beli, waktu jual, serta tujuan kepemilikan emas menjadi kunci agar keputusan finansial tidak berujung penyesalan.

Dengan tren harga yang masih bergerak dinamis, masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan harga emas harian melalui kanal resmi dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi.

Satu hal yang pasti, lonjakan harga emas hari ini kembali menegaskan satu fakta lama: ketika dunia diliputi ketidakpastian, emas selalu menemukan jalannya untuk bersinar.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.