Pengamat Menilai Pertemuan Mega-Prabowo, Pastikan Jokowi Tidak Setir Presiden Terpilih

AKURAT BANTEN - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra direncanakan akan bertemu sebelum dilakukannya acara pelantikan Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.
Berdasar keterangan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Puan Maharani dan Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, keduanya membenarkan rencana pertemuan tersebut.
Namun mereka tidak memberikan keterangan secara rinci atau gamblang, terkait kapan, dimana dan apa yang akan dibahas.
Baca Juga: Menkominfo Budi Arie Pastikan Akun Kaskus Fufufafa Bukan Milik Gibran
Ketua DPP PDIP Perjuangan, justru meminta untuk tidak terlalu dini simpulkan kalau kelak keduanya akan membahas peluang PDIP mengisi kabinet Prabowo-Gibran atau bagi-bagi kursi kekuasaan.
"Masih terlalu jauh. Komunikasi sudah kita lakukan. Kan, saya juga sering ketemu Prabowo di acara-acara Pak Prabowo. Jadi ya selalu berkomunikasi, selalu bersilaturahmi," ungkap Puan.
Berdasarkan analisa dari pengamat politik Kunto Adi Wibowo, Ia menilai kalau pertemuan Prabowo dan Megawati karena didorong oleh adanya kepentingan visi dan misi yang sama.
Baca Juga: Pj Wali Kota Tangerang Nurdin Buka Suara Usai Dilaporkan ke Bawaslu
Selanjutnya, pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) berpendapat, mungkin saja ingin memastikan Jokowi tidak lagi memiliki kekuatan berlebihan di masa pemerintahan atau saat berjalannya kabinet Prabowo Subianto nanti.
"Sebagai presiden terpilih periode 2024-2029 seharusnya Prabowo tidak boleh disetir atau menjadi bonekanya Jokowi sepanjang kepemimpinannya"
"Karena kepentingan yang sama, kira-kira gitu lah makanya ini pertemuan bisa terwujud dan kita lihat saja akan berujung pada koalisi yang besar dan pemerintahan Pak Prabowo tidak punya oposisi," tutur Kunto Adi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 8Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






