Banten

Ramai-ramai Nazar Politik Pendukung AMIN, dari Beasiswa hingga Design Rumah Gratis

Mitha Theana | 6 Januari 2024, 17:40 WIB
Ramai-ramai Nazar Politik Pendukung AMIN, dari Beasiswa hingga Design Rumah Gratis

AKURAT BANTEN - Pendukung pasangan Capres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) ramai-ramai membuat nazar politik.

Fenomena ini sangat menarik untuk diikuti, apalagi nazar tersebut  datang berasal dari pendukung calon dan dengan modal sendiri. 

Dilansir dari akun X Muhammad Said Didu @msaid_didu, menurutnya fenomena ini sangat unik dan menjadi yang pertama di dunia. 

Baca Juga: Ide Cerdas: Rahasia Luar Biasa, Tisu Galon Bermanfaat Membuat Harum Ruangan dan Istri Menjadi Bahagia

"Sangat menarik hari ini, para pendukung AMIN berlomba membuat #nazarpemilu kalao AMIN menang atau paslon 02 kalah dengan hadiah bentuk nazar berbeda-beda mulai dari umrah, sampai nasi bungkus gratis," katanya, dikutip Akurat Banten, Sabtu (6/1/2024). 

Seperti diungkapkan Mayang @riskymayang. Dia bernazar, jika AMIN menang akan membiayai 3 anak kurang mampu untuk ikut SSB Uni Bandung. 

"Aku mau biayain 3 anak dari keluarga kurang mampu untuk mengikuti SSB Uni Bandung.Aaku mau sedikit bantu mereka agar bisa jadi pemain bola professional," sambungnya. 

Lain dengan Latipppp @_ahmdLTF. Dia bernazar, jika Prabowo-Gibran kalah, akan membuat design rumah plus RAB gratis untuk 3 orang. 

Baca Juga: Pembangunan Gedung Rawat Jalan RSUD Adjidarmo Tidak Selesai Tepat Waktu, Pelaksana Proyek Kena Denda

"Kalau Prabowo Gibran kalah, saya akan buatkan desain rumah + RAB GRATIS buat 3 orang selama tahun 2024," terangnya. 

Sementara Rama @kozirama bernazar, akan membeli produk makanan dari UMKM yang ada di X dan akan diberikan ke pantai asuhan. 

"Okay setelah mikir-mikir, ini #nazarpemilu gue. Kalau Anies menang, gue akan beli produk makanan dari 24 UMKM yang ada di X lalu akan gue berikan ke panti asuhan," sambungnya. 

Senada diungkapkan TxtfromRea @intothereaverse.

"Kalau Anies-Imin menang, saya mau kasih BEASISWA S1 jurusan ilmu data, ilmu komputer, desain, dan bisnis digital untuk 5 orang SAMPAI LULUS untuk SMA se-derajat (termasuk Santri) yang terbatas secara ekonomi, Ojol, pelaku UMKM lulusan SMA maks usia 30 tahun," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.