Cari Kerja di Australia Susah, Banyak WNI Pemegang WHV Malah Lontang-lantung

AKURAT BANTEN - Mencari kerja di Australia ternyata tidak mudah. Tidak sedikit warga Indonesia yang niat mencari kerja di Australia malah lontang-lantung.
Seperti diungkapkan akun X карина @karinyoo. Dikatakan, saat ini mencari kerja di Australia tidak mudah. Mungkin tidak demikian jika 20 tahun yang lalu.
"Plis kalian yang kemakan konten tiktok/IG/Youtube tentang kerja gampang gaji besar di Australia, pikir ulang lagi kalau mau ke sini," katanya, dikutip Harian Massa, Selasa (21/11/2023).
Baca Juga: UPDATE Pertandingan Babak Pertama Pilipina Vs Indonesia Skor: 1-1 menit 70
Dilanjutkan dia, saat ini banyak pemegang Working Holiday Visa (WHV) dan Student Visa Holders asal Indonesia yang sudah berbulan-bulan tidak mendapatkan pekerjaan.
"Banyak para WHV dan Student Visa Holders yang udah sampai berbulan-bulan lalu di Sydney ga dapet pekerjaan. Sementara pengeluaran biaya hidup terus naik," sambungnya.
Menurutnya, hal pertama yang harus diperhatikan bagi warga negara Indonesia yang ingin masuk ke Australia wajib punya uang.
"Masuk Australia itu wajib punya uang. Sekarang WHV masih minta min AUD5000 di bank, student visa udah naik ke sekitar AUD30.000 (tergantung sekolahnya, banyak yang minta lebih)," jelasnya.
Baca Juga: Kenaikan UMP Provinsi Banten Bawah 5 Persen, Diumumkan Tengah Malam
Belum lagi biaya bayar visa, bayar deposit tmpt tinggal, biaya awal sebelum dapat kerja, dan biaya asuransi (penting).
"Dan jangan ya mau jadi illegal kerja di sini, efeknya gede ke penerimaan visa negara kita di tahun2 berikutnya," tambahnya.
Sementara itu, Edwin C @uuunclebob mengatakan, ada temannya yang pergi ke Australia untuk mencari kerja dengan WHV.
Baca Juga: Kepala Toko Alfamart di Kabupaten Serang Gelapkan Uang Rp170 Juta, Salahkan Anak Buah
Namun, nasibnya kini sangat memprihatinkan. Dia luntang-lantung dan menjadi korban penipuan.
"Teman gw ada WHV holder. Nyampe sana luntang lantung selama 3 bulan gak dapat kerjaan, door to door juga udah. Pernah juga ketipu gaji karena cash on hand," ungkapnya.
Menurutnya, realita yang terjadi di Australia tidak semudah yang dibayangkan.
"Intinya realita di sana 100% beda sama yang diomongin influencer. Kalau mau modal nekat mah mending kaga usah, kasihan," jelasnya.
Kisah warga negara Indonesia yang hidup luntang-lantung cukup banyak. Bahkan telah menjadi bahan perbincangan di forum orang Indonesia di Australia.
Baca Juga: Sidang Lee Soo Hyun, Kuasa Hukum Tantang Buku Merah Perusahaan Dihadirkan
"Ini banyak banget yang cerita hal yang sama di forum-forum orang Indo di Sydney. Banyak yang sampe mohon-mohon dicarikan pekerjaan karena udah 3 bulan ga dapat kerjaan sama sekali, sampe ga bisa bayar rent," sambungnya.
Untuk diketahui, WHV atau Working Holiday Visa memungkinkan seorang warga negara tinggal di negara lain untuk berlibur sambil bekerja dan belajar.
Contoh kerja sama WHV adalah yang dilakukan Indonesia dengan Australia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








