Banten

Status DARURAT BENCANA Kekeringan Melanda Provinsi BANTEN

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 3 Oktober 2023, 10:24 WIB
Status DARURAT BENCANA Kekeringan Melanda Provinsi BANTEN

AKURAT BANTEN - Pemerintah Provinsi Banten dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Rencananya akan memperpanjang masa status darurat bencana kekeringan karena kondisi krisis air bersih terus meluas.

"Iya, nanti kita rencana mau perpanjang. Tapi, nunggu surat dari PJ Bupati Tangerang dulu untuk bisa diperpanjang itu," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat di Tangerang, Senin.

Selanjutnya, Perpanjangan status selama 14 hari adalah berdasarkan hasil evaluasi terhadap beberapa kondisi serta bagaimana cara penanganan kekeringan dengan mengamati beberapa elemen indikator, seperti peningkatan jumlah jiwa serta luas lahan pertanian yang terdampak bencana ini.

Baca Juga: Tolong! Kemarau Panjang, 12 Desa di Pandeglang Belum Dapat Air Bersih

Berdasarkan data yang telah dihimpun tim BPBD Kabupaten Tangerang, sebanyak 12 kecamatan menjadi wilayah yang mengalami darurat kekurangan air bersih dan kemungkinan akan terus meluas pada kecamatan lainnya.

Menurutnya, dari 12 wilayah kecamatan yang sudah mengalami krisis air bersih itu, dalam satu desa yang terdampak bisa mencapai 200 Kepala Keluarga (KK). Sehingga, jika ditotal secara keseluruhan warga yang terdampak di 12 kecamatan itu mencapai 2.000 sampai 3.000 KK.

Baca Juga: Kekeringan Masih Berlangsung, BTNUK Pandeglang Antisipasi Bencana Kebakaran Hutan 

Saat ini wilayah yang menjadi perhatian serius masalah darurat kekurangan air bersih adalah:
• Kecamatan Tigaraksa
• Kecamatan Curug
• Kecamatan Legok
• Kecamatan Kronjo, dan
• Kecamatan Pakuhaji.

Menurut BPBD permintaan air dari masyarakat meningkat drastis, bisa mencapai 10 tanki setiap harinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.