Nama Najelaa Shihab Ikut Terseret Isu Chromebook, Publik Soroti Pertemuan dengan Nadiem dan Google

AKURAT BANTEN - Polemik pengadaan laptop Chromebook kembali menjadi perhatian publik.
Kali ini, nama Najelaa Shihab, pendiri Sekolah Cikal dan tokoh pendidikan nasional, ikut disorot setelah muncul informasi adanya pembahasan anggaran Chromebook yang melibatkan dirinya bersama pihak Google dan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Isu tersebut mencuat dalam proses hukum yang tengah berjalan terkait pengadaan perangkat teknologi pendidikan.
Dalam persidangan, terungkap adanya pertemuan dan komunikasi yang membahas program digitalisasi pendidikan, termasuk penggunaan Chromebook sebagai perangkat utama di sekolah-sekolah.
Disebutkan bahwa dalam salah satu pertemuan, Najelaa Shihab sempat menanyakan besaran anggaran Chromebook.
Informasi ini kemudian memicu spekulasi publik terkait perannya dalam proyek yang kini menjadi sorotan karena dugaan penyimpangan anggaran negara.
Namun, keterlibatan Najelaa tidak serta-merta diartikan sebagai bagian dari pengambil kebijakan.
Ia dikenal aktif dalam diskusi kebijakan pendidikan dan sering terlibat dalam forum-forum yang membahas arah transformasi pendidikan nasional.
Baca Juga: Nadiem Buka Kisah Hidup dan Alasan Terjun ke Pemerintahan
Peran tersebut lebih bersifat konseptual dan diskursif, bukan teknis pengadaan.
Kasus Chromebook sendiri menjadi perhatian luas karena nilainya yang sangat besar dan dampaknya terhadap dunia pendidikan.
Program ini awalnya dirancang untuk mempercepat digitalisasi pembelajaran, terutama setelah pandemi.
Namun, dalam pelaksanaannya muncul kritik terkait kesiapan infrastruktur serta efektivitas penggunaan perangkat di sejumlah daerah.
Baca Juga: Skandal Besar Pengadaan Laptop Chromebook, Nadiem Makarim Diduga Raup Untung Rp809 Miliar
Pengadaan Chromebook dinilai belum sepenuhnya mempertimbangkan kondisi lapangan, seperti keterbatasan jaringan internet di wilayah terpencil.
Hal inilah yang kemudian memicu pertanyaan publik tentang perencanaan, anggaran, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan.
Munculnya nama Najelaa Shihab dalam pusaran isu ini turut memperluas diskusi publik.
Banyak pihak menilai bahwa kasus ini harus dilihat secara utuh dan objektif, agar tidak terjadi penarikan kesimpulan prematur terhadap individu yang disebut dalam proses persidangan.
Baca Juga: Kejagung Akui Nadiem Makarim Jalani Operasi, Status Tersangka Kasus Laptop Tetap Berjalan
Pengamat menilai pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini, mengingat sektor pendidikan menyangkut kepentingan jangka panjang bangsa.
Proses hukum diharapkan mampu mengungkap fakta secara menyeluruh, termasuk bagaimana kebijakan digitalisasi pendidikan dirancang dan dijalankan.
Hingga kini, penyelidikan terus berjalan dan publik masih menanti kejelasan terkait peran masing-masing pihak.
Kasus Chromebook tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga refleksi penting bagi perbaikan tata kelola anggaran dan kebijakan pendidikan ke depan.
Baca Juga: Kasus Korupsi Nadiem Makarim Bukan Soal Uang, KPK Sebut Hal Kecil Ini Buat Bos Gojek Jadi Tersangka
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










