Putra Mantan Wapres Try Sutrisno Dimutasi dari Panglima Kogabwilhan I: Ada Apa di Balik itu ?

AKURAT BANTEN- Sebuah rotasi jabatan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru-baru ini menuai sorotan tajam.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi terhadap Letnan Jenderal (Letjen) Kunto Arief Wibowo, yang tak lain adalah putra dari Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno.
Sebelumnya menduduki posisi strategis sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen Kunto kini dipindahkan menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
Baca Juga: Amarah Jenderal: Gatot Nurmantyo Tantang Hercules, 'Kau Preman, Bukan Pejuang!'
Mutasi ini terjadi di tengah hangatnya Diskursus politik nasional, terutama setelah Forum Purnawirawan TNI-Polri yang ditandatangani oleh Try Sutrisno sendiri menyuarakan sejumlah poin kontroversial.
Forum yang beranggotakan ratusan purnawirawan jenderal, laksamana, marsekal, dan kolonel ini menyampaikan delapan poin deklarasi yang cukup menghentak.
Mulai dari penolakan terhadap kebijakan pemerintah terkait Ibu Kota Negara (IKN) dan tenaga kerja asing, hingga usulan reshuffle menteri yang diduga terlibat korupsi.
Baca Juga: Silaturahmi Strategis: APKLI Gandeng Pemkab Wujudkan PKL Sejahtera
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah desakan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk mempertimbangkan pergantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dasar dari usulan ini adalah dugaan pelanggaran hukum acara Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia calon presiden dan wakil presiden pada Pasal 169 Huruf Q Undang-Undang Pemilu.
Baca Juga: Pidato Prabowo Subianto di May Day: Janji Berantas Kemiskinan dan Ungkap 'Maling' Kekayaan Negara
Profil Singkat Letjen Kunto Arief Wibowo
Lahir di Malang pada 15 Maret 1971, Letjen Kunto Arief Wibowo merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992 dari kecabangan infanteri.
Sebelum menjabat sebagai Pangkogabwilhan I (7 Januari 2025 - 30 April 2025), beliau memiliki rekam jejak karier militer yang cemerlang, di antaranya:
1. Wakil Komandan Kodiklat TNI-AD (17 Juli 2023 - 24 Juli 2024)
2. Pangdam III/Siliwangi (31 Januari 2022 - 21 Agustus 2023)
3. Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad (7 Juli 2021 - 23 Juni 2021)
4. Kepala Staf Komando Daerah Militer III/Siliwangi (9 April 2020 - 7 Juli 2021)
Baca Juga: Polda Banten Tetapkan Tersangka Oknum Pengoplos BBM di SPBU Serang
Selama pengabdiannya, Letjen Kunto juga dianugerahi sejumlah tanda kehormatan, termasuk Bintang Yudha Dharma Pratama dan Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, serta brevet kualifikasi dari angkatan darat Malaysia dan Amerika Serikat.
Penjelasan TNI Terkait Mutasi
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei Sianturi menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi dan menjawab tantangan strategis yang terus berkembang.
Pernyataan ini mencoba meredam spekulasi yang mungkin timbul terkait latar belakang keluarga Letjen Kunto dan keterlibatan ayahnya dalam forum purnawirawan.
Baca Juga: Provinsi Banten Tempati Urutan Pertama, Kategori Udara Terburuk di Indonesia
Benarkah Ada Kaitannya?
Kendati demikian, pertanyaan besar yang menggelayuti benak publik adalah apakah mutasi Letjen Kunto ini memiliki korelasi dengan aktivitas politik ayahnya di Forum Purnawirawan TNI-Polri.
Meskipun TNI menyatakan bahwa mutasi adalah hal yang biasa dalam organisasi, waktu dan konteksnya yang berdekatan dengan deklarasi forum purnawirawan sulit untuk diabaikan begitu saja.
Baca Juga: Jelang Purna Tugas, Ratu Tatu Dapat Apresiasi dari Serikat Buruh Kabupaten Serang
Publik tentu akan terus mencermati perkembangan situasi ini. Apakah mutasi ini murni kebutuhan organisasi, ataukah ada faktor lain yang turut mempengaruhinya? Hanya waktu yang akan menjawabnya (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan



