Pantas Diretas! Anggaran PDN Rp700 M, Ternyata Pakai Antivirus GRATIS Yang Layak Untuk Industri Kecil

AKURAT BANTEN - Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya ini diketahui tumbang diretas pada 20 Juni imbas serangan ransomware dengan meminta tebusan uang dalam jumlah yang fantastis, 8 juta dolar.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan anggaran pusat data nasional (PDN) mencapai Rp700 miliar.
Namun, ia tak mengungkap rincian anggaran buat PDNS 2 di Surabaya atau pun PDNS 1 yang berada di Serpong.
Kronologi Serangan Ransomware
Berdasarkan hasil audit forensik Badan Siber Sandi Negara (BSSN) ditemukan beberapa hal terkait serangan yang dilakukan peretas, seperti:
1. Tanggal,17 Juni 2024
Serangan ransomware ini bermula dari upaya hacker menonaktifkan platform keamanan Windows Defender
2. Tanggal, 20 Juni 2024
Atau tiga hari kemudian, ditemui kondisi sistem PDNS 2 pada saat itu, sudah dalam keadaan lumpuh total.
Kritik Lembaga Riset
Menurut Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha pun mengkritik penggunaan Windows Defender yang merupakan produk Microsoft yang sudah memiliki antivirus gratis.
Windows Defender memiliki antivirus bawaan gratis, ternyata layak untuk industri kecil dan rumahan.
Secara tegas Lembaga ini mengatakan, antivirus ini tak layak untuk melindungi proyek besar seperti Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2.
"Sebuah server enterprise tidak seharusnya mengandalkan perangkat keamanan bawaan dari OS (Sistem Operasi) apalagi nilai anggaran sebesar 700 milyar rupiah." ungkapnya.
Meskipun Windows Defender dengan perangkat bawaan seperti operating system, tapi harus menggunakan keamanan siber seperti, hardware maupun software.
"Karena masih banyak perangkat enterprise terkait keamanan siber, baik berupa hardware maupun software," imbuhnya dikutip Akurat Banten, Jumat (28/6/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 8Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!





