Bikin Mewek! Kakek Ini Lantunkan 'Andai Ku Tahu' dengan Senyuman Tulus, Pesan Tersiratnya Sentil Hati Netizen

AKURAT BANTEN— Sebuah video singkat yang diunggah di platform Smule mendadak menjadi sorotan hangat netizen.
Bukan karena teknologi canggih atau latar belakang yang mewah, melainkan karena kesederhanaan sebuah pesan yang disampaikan oleh seorang kakek tua berambut putih.
Dengan latar belakang kebun jeruk yang hijau, kakek tersebut melantunkan lagu religi legendaris milik Ungu yang berjudul "Andai Ku Tahu".
Namun, alih-alih terdengar seperti nyanyian biasa, lantunan suara sang kakek justru terasa seperti sebuah untaian doa yang mendalam dan menggetarkan hati siapapun yang mendengarnya.
Baca Juga: Bukan Cuma Soal Nasab, Sikap Gus Salam di Kelas PMKNU Ini yang Bikin Syaifuloh Yusuf Terpikat
Senyuman Tulus di Balik Bait Pertobatan
Sejak detik pertama video dimulai, sang kakek langsung menyapa pemirsa dengan senyuman hangat tanpa beban.
Mengenakan kaus putih sederhana dan earphone hitam di telinganya, ia mulai mengalunkan lirik demi lirik dengan penuh penghayatan.
Andai ku tahu... kapan tiba ajalku... Kuakan memohon, Tuhan tolong panjangkan umurku...
Ada hal yang sangat kontras namun menyentuh dalam video ini.
Ketika lirik lagu menceritakan tentang ketakutan akan dosa dan hari akhir, wajah sang kakek justru memancarkan ketenangan yang luar biasa.
Tidak ada raut kepanikan; yang ada hanyalah kepasrahan yang tulus kepada Sang Pencipta.
Baca Juga: Balik Arah, Ahli Forensik Rismon Sianipar Datangi Jokowi di Solo Bawa Buku 800 Halaman
Pesan Tersirat yang Menampar Generasi Muda
Bagi sebagian besar netizen, video ini bukan sekadar konten hiburan pengisi waktu luang.
Ada pesan tersirat yang sangat tajam yang seolah ingin disampaikan dari guratan wajah senja sang kakek:
Pengingat Waktu yang Singkat: Di usia yang tak lagi muda, sang kakek seolah mengingatkan bahwa dunia ini hanyalah persinggahan sementara.
Zikir dan Tobat Tanpa Batas Usia: Lantunan kalimat Lailahaillallah di akhir lagu yang dibawakan dengan penuh penekanan, menjadi klimaks yang membuat bulu kuduk merinding. Ini adalah simbol kepasrahan total seorang hamba.
Kebahagiaan dalam Kesederhanaan: Di tengah riuhnya dunia digital yang penuh kepalsuan, kehadiran kakek ini membawa kembali esensi kejujuran dalam berkarya dan berdoa.
Menuai Simpati dan Doa dari Netizen
Video yang diunggah oleh akun sugitohanifah1 ini langsung kebanjiran respon positif.
Banyak netizen yang mengaku meneteskan air mata melihat ketulusan sang kakek.
Mendengar suara kakek ini membuat kita sadar, sedalam apa persiapan kita untuk kembali pulang? Wajahnya begitu teduh, tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Melalui lagu sederhana ini, sang kakek telah berhasil mengetuk pintu hati banyak orang.
Ia membuktikan bahwa pesan kebaikan tidak perlu disampaikan dengan kemewahan, melainkan dengan ketulusan yang lahir dari dalam jiwa. Sehat selalu, Kakek! (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan






