Waspada! Ini Gejala Dehidrasi pada Tubuh yang Sering Terjadi saat Cuaca Panas

AKURAT BANTEN - Saat cuaca panas, tubuh akan rentan mengalami dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi tubuh kekurangan cairan karena jumlah cairan yang keluar lebih banyak daripada cairan yang masuk.
Melansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami cuaca panas higga Agustus mendatang. Hal ini akan menyebabkan dehidrasi jika tidak menerapkan pola hidup sehat.
Ketika cuaca sedang panas, pastikan tubuh tidak kekurangan cairan untuk mencegah dehidrasi. Jika seseorang sudah mengalami dehidrasi maka akan berakibat buruk bagi kesehatan.
Baca Juga: Deretan Warna Baju yang Membuat Gerah di Cuaca Panas, Wajib Dihindari!
Lantas, apa saja gejala dehidrasi? Simak ulasan lengkapnya.
Gejala Dehidrasi
Dehidrasi tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga bisa dialami oleh orang tua, anak-anak bahwa bayi. Gejala dehidrasi terlihat sesuai dengan yang mengalaminya, tergantung dari tingkat keparahannya.
Secara umum gejala dehidrasi bisa berupa sebagai berikut.
- Lidah dan bibir kering
- Tidak keluar air mata saat menangis
- Mata cekung
- Kulit kering dan keriput
- Lesu
- Sakit kepala
- Rasa haus yang berlebihan
- Urin berwarna gelap
- Denyut jantung tinggi tetapi tekanan darah rendah
- Kaki bengkak
- Kram otot
- Sambelit
Jika seseorang sudah mengalami dehidrasi parah, sebaiknya segera periksa ke dokter supaya mendapatkan perawatan medis.
Dehidrasi padah dapat menyebabkan sejumlah komplikasi serius seperti ketidakseimbangan elektrolit, merusak fungsi ginjal, kerusakan otot, heatstroke, dan koma hingga kematian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






