Jam Gede Jasa Destinasi Wisata Ikonik Berada di Pusat Kota Tangerang, Jadi Unggulan Wisatawan Lokal

AKURAT BANTEN – Sobat Akurat Banten, setiap kota besar selalu memiliki landmark ikonik yang menjadi representasi dan ciri khas kota tersebut.
Termasuk di Kota Tangerang, Pemerintah membangun beberapa landmark ikonik yang kini berkembang menjadi destinasi wisata urban (urban tourism) di Kota Tangerang.
Pembangunan landmark tersebut dinilai sangat efektif, karena berhasil dikembangkan menjadi destinasi wisata lokal yang banyak dikunjungi masyarakat dari dalam maupun luar Kota Tangerang.
Seperti, Masjid Raya Al A’zhom, Jam Gede Jasa, Jembatan Berendeng di Sungai Cisadane, Pusat Kuliner Pasar Lama, serta 140 taman tematik yang didalamnya termasuk Taman Elektrik, Taman Potret, dan Taman Gajah Tunggal, yang selalu dikunjungi wisatawan lokal.
“Walaupun Kota Tangerang tidak memiliki tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, kami ingin warganya tetap bisa rekreasi di kotanya sendiri.
“ Lewat komitmen tersebut. kami membangun beberapa tempat wisata, seperti taman-teman tematik yang semuanya disediakan secara gratis untuk semua kalangan,” ujar Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, mengutip dari buku “Arief R. Wismansyah: 15 Tahun Pengabdian di Kota Tangerang: Menata dengan Jiwa, Melayani dengan Hati.”
- Baca Juga: Destinasi Wisata Alam Taman Mangrove Ketapang Tangerang, Nikmati Keindahan dan Berswafoto Bersama Keluarga
- Baca Juga: Destinasi Wisata Yang Lagi Hits 2024 Bernuansa Alam, Salah satunya Kampoeng Djamoe Organik
- Baca Juga: Destinasi Wisata Paling Unik di Indonesia, Cagar Alam Pulau Dua, Tempat Berkumpulnya Ribuan Burung Dari Berbagai Negara
Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga dinilai inovatif dalam upaya pembangunan beberapa landmark di Kota Tangerang.
Salah satunya, Pemkot Tangerang berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan swasta untuk bekerjasama membangun atau merevitalisasi beberapa landmark tersebut yang kini menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kota Tangerang.
Hal ini dinilai sebagai terobosan yang menarik, selain karena mengefisiensikan anggaran juga mendorong partisipasi masyarakat secara langsung dalam proses pembangunan di Kota Tangerang.
“Beberapa landmark juga dibangun atas kerja sama dengan pihak swasta. Contohnya, Taman Gajah Tunggal yang ada di Cikokol, Kota Tangerang.
Saat ini, ruang publik tersebut berhasil menjadi destinasi taman edukasi potensial yang mempunyai daya tarik tersendiri bagi banyak masyarakat Kota Tangerang,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Rizal Ridolloh.
Saat ini, beberapa landmark ikonik tersebut tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata lokal semata, melainkan juga berfungsi sebagai ruang publik untuk “refreshing” masyarakat di tengah intensitas mobilitas aktivitas yang sangat padat di Kota Tangerang.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik







