Clean Sleeping: Rahasia Tidur Berkualitas yang Jadi Gaya Hidup Baru Kalangan Urban

Akurat Banten - Fenomena clean sleeping atau tidur bersih kini menjadi tren gaya hidup baru di kalangan urban yang mengutamakan kesehatan dan produktivitas.
Konsep clean sleeping mengacu pada pola tidur yang berkualitas dengan menjaga kebersihan lingkungan, rutinitas tidur yang konsisten, serta menghindari gangguan seperti gawai dan konsumsi kafein sebelum tidur.
Berdasarkan laporan National Sleep Foundation, orang dewasa idealnya tidur 7–9 jam per malam, namun survei tahun 2023 menunjukkan 35% warga perkotaan di Indonesia hanya tidur kurang dari 6 jam setiap malam.
Minimnya durasi tidur berkualitas berdampak pada meningkatnya risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan mental.
Clean sleeping dianggap solusi yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga meningkatkan fokus, emosi stabil, dan performa kerja harian.
Baca Juga: Putusan MK Jadi Momentum Emas Redesain Pemilu: Zulfikar Dorong Penyesuaian Sesuai UUD 1945
Banyak praktisi kesehatan menyarankan penerapan clean sleeping dengan cara mematikan perangkat elektronik minimal satu jam sebelum tidur, menciptakan kamar tidur bebas cahaya buatan, dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk.
Tren ini turut didorong oleh meningkatnya kesadaran akan pentingnya self-care, khususnya di kalangan generasi milenial dan Gen Z yang mendominasi populasi urban.
Di media sosial, tagar #cleansleeping telah digunakan lebih dari 500 ribu kali, menandakan tingginya animo masyarakat terhadap pola tidur sehat ini.
Pakar gaya hidup menyebut clean sleeping sebagai "the new beauty routine", karena tidur berkualitas dinilai lebih efektif dibanding perawatan kulit yang mahal.
Baca Juga: Tragedi Gunung Rinjani: Dokter Ungkap Luka Parah dan Penyebab Meninggalnya Pendaki Asal Brasil
Dalam jangka panjang, clean sleeping dinilai mampu menurunkan biaya kesehatan karena tubuh lebih siap melawan stres dan infeksi.
Dengan meningkatnya kesibukan dan tekanan hidup di kota besar, clean sleeping kini bukan hanya kebutuhan, tetapi juga simbol gaya hidup seimbang dan modern.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti




