Banten

Beban Listrik Tinggi, Destinasi Air Mancur di Balong Rancalentah Bikin Tekor

Ratu Tiarasari | 15 Januari 2024, 21:25 WIB
Beban Listrik Tinggi, Destinasi Air Mancur di Balong Rancalentah Bikin Tekor

AKURAT BANTEN - Tidak efektifnya pengoprasian air mancur di Balong Rancalentah hibah dari BJB, lantaran beban biaya listrik yang cukup tinggi, perawatan peralatan yang mahal dan tidak mudah, serta anggaran terbatas.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak, Banten, Dasep Novian kepada Akurat Banten belum lama ini diruang kerjanya.

Menurut Dasep, penggunaan daya listrik yang tinggi menjadi salah satu kendala pengoperasian destinasi air mancur tidak efektif secara berkelanjutan. Namun begitu, ia menyebut pada hari-hari tertentu air mancur itu dinyalakan.

Baca Juga: 506 WBP Rutan Serang Terdaftar Dalam DPT Pemilu 2024

"Sabtu malam Minggu itu dinyalakan, dan waktunya tidak lama hanya beberapa jam saja. Biaya listriknya itu mahal karena dayanya tinggi," katanya, Senin (15/1/2024). 

Dasep juga mengakui, bahwa destinasi air mancur di Balong Rancalentah itu sempat menjadi primadona dan banyak dikunjungi oleh warga. Tidak saja ramai pengunjung, tapi tidak sedikit warga yang berdagang bisa mengais rezeki di sana.

Baca Juga: Viral, Driver Wanita Ojek Online Malu Ketemu Mantan Dosen yang Kini Jadi Profesor

"Benar sempat menjadi primadona dan kebanggaan masyarakat Lebak, air mancur yang bergoyang dan paduan lampu berwarna Balong Rancalentah selalu ramai," ungkapnya

"Dilihat dari antusiasme masyarakat yang datang dan bermain, dagangan juga laku maka kami menilai saat itu Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) meningkat ya," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.