Realisasi WP Minerba Masuk Urutan Terendah, Ini Penyebabnya

AKURAT BANTEN - Dari sebelas objek pajak yang dikelola Badan Pengelolaan Pendapatan (Bapenda) Kabupaten Pandeglang, terdapat satu objek yang hingga saat ini realisasi serapannya masih di urutan terendah.
Pajak tersebut, yakni mineral bukan logam dan batuan (minerba).
Kepala Bidang (Kabid) Penagihan dan Pengendalian pada Bapenda Kabupaten Pandeglang, Yunisa Tri P menjelaskan, dari kesebelas objek pajak yang sudah melampaui target. Terdapat, beberapa objek yang belum mencapai target. Salah satunya, pajak minerba.
Baca juga: Wartawan Akurat Banten Ikuti Pelatihan CC Promedia Daring
"Realisasi pajak minerba masuk urutan serapan yang paling rendah, yakni di angka 11,58 persen atau Rp737,97 juta dari target Rp6,37 miliar. Target minerba tahun ini Rp6,37 miliar dan realisasi per 15 Oktober ini baru tercapai 11,58 persen,” kata Yunisa, kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Selasa (17/10/2023).
Menurutnya, sebelumnya petugas sudah beberapa kali menyampaikan surat teguran terhadap beberapa WP minerba yang belum menyelesaikan kewajibannya. Bahkan, surat teguran ini sudah ada yang diberikan hingga teguran ketiga.
Berikut perusahaan WP minerba yang belum melunasi tunggakan pajaknya, yakni PT. Tarmizi Munjul Sejahtera, PT. RR Putra Mulya Jaya, PT. Winner Prima Sakti, PT. Rajawali Octorys Sundari, PT. Harmoni Makmur Sejahtera, PT. Banjaran Nagasari Raya, PT. Rizki Banten Berlian, dan CV. Quarry Pratama.
Baca juga: Komentari Putusan MK, Surya Paloh Minta Masyarakat yang Menilai
“Karena Bapenda sudah ada MoU (nota kesepahaman, red) dengan Kejari Pandeglang terkait dengan penagihan pajak dan piutang pajak. Untuk wajib pajak minerba yang tidak mengindahkan surat teguran, kita akan meminta bantuan Kejaksaan agar bisa memanggil para wajib pajak ini. Tidak hanya wajib pajak minerba, tapi wajib pajak lainnya yang juga tidak patuh,” ungkapnya.
Dia menyampaikan bahwa beberapa WP minerba ini beroperasi di Kecamatan Bojong, Picung, Cikeusik, Sindangresmi, Cigeulis dan Munjul.
Para WP ini merupakan perusahaan yang mendapat order tanah dari perusahaan pelaksana jalan tol Serang-Panimbang untuk proses pengurukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 4Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 5TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 6Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 8Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 9Kontroversi Kylian Mbappe di China Belum Mereda, Permintaan Maaf Real Madrid Belum Cukup
- 10Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya








