Banten

Bendera One Piece Bikin Resah, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Pastikan Tidak Ada Hal Ini

Andi Syafriadi | 9 Agustus 2025, 09:46 WIB
Bendera One Piece Bikin Resah, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Pastikan Tidak Ada Hal Ini

AKURAT BANTEN – Fenomena pengibaran bendera bajak laut One Piece tengah menjadi perbincangan publik di berbagai daerah.

Simbol yang identik dengan kru Straw Hat Pirates ini sempat terlihat berkibar di sejumlah lokasi di Indonesia dan memicu beragam reaksi.

Baca Juga: Kibarkan Bendera One Piece Jelang HUT RI ke 80 Bukan Makar, LBH Tegaskan Hal Ini Bisa Terjadi

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) pun turut menanggapi kabar tersebut. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, memastikan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya warga yang mengibarkan bendera One Piece di wilayah Tangsel.

“Saya belum ada laporan, nanti akan saya koordinasi dengan Pak Kapolres, Kesbangpol, dan lainnya. Seperti apa sikap pemerintah kota untuk bendera One Piece tadi. Saya belum ada informasi di Tangsel ada yang ngibarin,” kata Benyamin saat ditemui di wilayah Pamulang, Senin (4/8).

Meskipun belum terjadi di wilayah Tangsel, Benyamin menegaskan bahwa Pemkot akan tetap mencermati fenomena ini.

Ia menilai perlu ada kajian dan arahan resmi dari pemerintah provinsi sebelum mengambil langkah.

“Nanti akan saya konsultasikan. Tentu saya juga akan menunggu dari Bapak Gubernur seperti apa. Apakah dibiarkan karena itu ekspresi ataukah harus diturunkan atau seperti apa, saya masih menunggu arahan,” ujarnya.

Langkah konsultasi ini, menurut Benyamin, penting agar kebijakan yang diambil Pemkot sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah tingkat provinsi.

 

Selain berkonsultasi dengan Gubernur Banten, Benyamin juga akan berkoordinasi dengan Kapolres Tangsel dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) setempat.

Hal ini bertujuan untuk memastikan situasi kondusif serta mengantisipasi potensi gesekan di masyarakat terkait pengibaran bendera tersebut.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tidak Permasalahkan Bendera One Piece Berkibaran Jelang HUT RI ke-80, Asalkan...

Pemkot Tangsel berupaya mengambil sikap yang tepat, mengingat simbol bendera bajak laut One Piece sejatinya berasal dari dunia fiksi namun bisa saja menimbulkan interpretasi berbeda di masyarakat.

 

Dalam kesempatan yang sama, Benyamin mengimbau warga Tangsel untuk segera melapor apabila menemukan pengibaran bendera serupa di lingkungan sekitar.

“Kalau ada informasi tolong sampaikan saja. Sampai saat ini, belum ada laporan yang masuk. Alhamdulillah,” pungkasnya.

Baca Juga: Bendera One Piece Viral Jelang HUT RI ke 80, Polda Banten Ambil Alih Agar Bendera Merah Putih Tetap Berkibar

Imbauan ini diharapkan dapat mempermudah Pemkot dan aparat dalam memantau perkembangan fenomena yang tengah viral tersebut.

 

Bendera bajak laut One Piece merupakan simbol fiksi dari serial manga dan anime populer karya Eiichiro Oda.

Meski hanya bagian dari budaya pop, pengibaran bendera ini di ruang publik telah menimbulkan beragam tanggapan.

Di beberapa daerah, aparat bahkan menurunkannya karena dinilai tidak sesuai konteks dan dapat memicu kesalahpahaman.

Hingga kini, belum ada regulasi khusus yang mengatur penggunaan simbol-simbol fiksi seperti bendera One Piece.

Namun, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menindak apabila dianggap mengganggu ketertiban umum.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan belum ada warga di wilayahnya yang mengibarkan bendera bajak laut One Piece.

Meski demikian, Pemkot tetap bersikap waspada, menunggu arahan Gubernur Banten, dan siap berkoordinasi dengan aparat serta Kesbangpol.

Baca Juga: Bukan Simbol Perlawanan, Ternyata Ini Alasan Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI ke 80

Warga diimbau aktif melapor jika menemukan kejadian serupa.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.