Banten

Viral! Gus Iqdam Diperlakukan Tidak Menyenangkan di Imigrasi Bandara Soetta, Cek Fakta Sebenarnya

Noudhy Valdryno | 19 September 2023, 19:05 WIB
Viral! Gus Iqdam Diperlakukan Tidak Menyenangkan di Imigrasi Bandara Soetta, Cek Fakta Sebenarnya

AKURAT BANTEN - Muchamad Iqdam Cholid Ridlo (Gus Iqdam) mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat pemeriksaan Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang. 

Hal itu diungkapkan Gus Iqdam melalui berbagai media sosialnya. Dikatakan, saat itu dirinya hendak berdakwah ke Negara Taiwan.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Muhammad Tito Andrianto menyebutkan, berdasarkan rekaman CCTV dan pemeriksaan internal terhadap pegawai yang bertugas, pada (15/9), diketahui bahwa rombongan Gus Iqdam yang terdiri dari empat pria dan satu wanita bertolak menuju Taiwan dengan menggunakan Maskapai China Airlines (CI762) tujuan Cengkareng-Taiwan.

Baca juga: Mati Listrik Sekitar 2 Jam, Fasilitas Bandara Soetta Tangerang Sempat Lumpuh

"Pada pukul 14:07:58 Gus Idam beserta satu wanita bernama Nilatin Nihayah diperiksa di konter pemeriksaan nomor 6," katanay, kepada Akurat Banten, Selasa (19/9/2023). 

Dijelaskan, keduanya lalu diperiksa oleh petugas Imigrasi berinisial LK. Total pemeriksaan Imigrasi keduanya berlangsung sangat lancar dan tanpa kendala selama durasi 2 menit 20 detik. 

Tiga orang lainnya yang pada kesempatan pertama, kata Tito, tidak diketahui sebagai rombongan Gus Iqdam, atas nama Muhammad Ilham Burhanudin, Muchamad Danuarta Difarolly, dan Dhahlan Efendi diperiksa melalui konter 7 dan berlangsung lebih lama.

"Ketiga calon penumpang ini tidak dapat menjelaskan rencana perjalanan secara jelas dan lengkap kepada petugas Imigrasi. Mereka sempat memberikan keterangan untuk bekerja, padahal visa yang digunakan adalah visa kunjungan," terangnya.

Mengetahui hal tersebut, petugas kemudian melakukan wawancara secara mendalam.

Pada pukul 14.11 WIB, petugas kemudian memanggil Gus Iqdam untuk menghampiri konter 7 dan memberikan penjelasan kepada petugas Imigrasi bahwa ketiganya merupakan rombongan dengan tujuan dan keperluan yang sama.

Baca juga: Terjadi Kebakaran di Gedung Barat DPRD Banten, Sekwan Tunggu Hasil Labfor

"Rekaman CCTV menunjukkan, pada pukul 14.17 WIB, Gus Iqdam dengan sengaja mengambil foto konter pemeriksaan Imigrasi nomor 7 dengan menggunakan telepon genggamnya," katanya.

Selanjutnya, Tito menjelaskan, supervisor Imigrasi yang sedang melakukan pengecekan mendalam di konter tersebut kemudian menegur Gus Iqdam dan memberikan penjelasan tentang larangan pengambilan gambar di area imigrasi.

"Lalu supervisor meminta Gus Iqdam untuk menghapus foto di telepon genggamnya dan Gus Iqdam tidak berkeberatan dengan hal tersebut, serta meminta maaf atas kejadian tersebut," ungkapnya.

Berdasarkan pada kronologis tersebut, lanjut Tito, tidak ada kendala dalam pemeriksaan Gus Iqdam sebagaimana yang beredar.

Pemeriksaan berjalan sesuai standar pemeriksaan Imigrasi dengan rata-rata waktu 1 menit per penumpang.

Wawancara mendalam pada 3 orang rombongan Gus Iqdam di konter 7 dilakukan untuk mengantisipasi potensi Tindak Pidana Perdagangan Manusia (TPPM).

"Hal ini sebagai bentuk perlindungan kepada WNI yang hendak pergi ke luar negeri," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.