Caleg PPP Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran Ngaku Dijebak Guru

AKURAT BANTEN - Usai menggelar acara deklarasi di Kebun Kebangsaan Kota Serang, pada Selasa 23 Januari 2023, dua Caleg PPP mengaku terjebak.
Alasannya, hadirnya mereka yakni Damami, Rokib dan Tuti Alawiyah pada acara tersebut karena mendapatkan undangan untuk acara pengajian santri dari Ketua MUI Kota Serang KH. Matin Sarkowi.
"Kemarin itu saya hadir (Deklarasi) karena menghargai, dia itu guru saya termasuk Ketua MUI Kota, agendanya itu pengajian, tapi malah disisipkan deklarasi," kata Damami, Kamis (25/1/2024).
Baca Juga: Ide Cerdas : Tips Membuat Sapu Lidi Aman Kuat Selamanya, Istri Dirumah Auto Senang
Damami, mengaku, ia akan tetap mengikuti arah partai yang mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 3 yakni Ganjar-Mahfud.
"Saya Caleg dari PPP Dapil 3 Kabupaten Serang, kemarin ada deklarasi saya diundang secara dadakan yang tempatnya di gedung kebangsaan. Kita hadir disitu beserta relawan kita dari Dapil III," ucap Damami.
Lebih lanjut kata Damami, ia terpaksa mengikuti kegiatan deklarasi lantaran tidak bisa menolak karena menghargai KH. Matin Sarkowi.
"Saya enggak bisa nolak ketika dipakaikan baju Prabowo-Gibran karena enggak enak sama pak kiai," jelasnya.
Baca Juga: Empat ASN Kemenhub Diperiksa KPK, M Suryo Masih Belum Tersentuh
Hal senada juga dikatakan, calon legislatif lain yakni Rokib, bahwa kehadirannya hanya sebatas undangan kegiatan pengajian lantaran menghargainya sebagai tokoh agama atau tokoh ulama besar di Banten.
Kata Rokib, dirinya terpaksa mengikuti pembacaan teks deklarasi dukung Prabowo-Gibran.
"Undangannya pengajian. Tapi setelah itu disodori naskah deklarasi untuk mendukung Prabowo-Gibran," cetusnya.
"Jadi kita dengan terpaksa membacakan deklarasi itu yang dihadiri oleh kader PPP. Saya merasa dijebak saja," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





