Banten

Kapan Puasa Arafah? Simak Jadwal, Niat hingga Keutamaannya

Saiful Anwar | 14 Juni 2024, 09:42 WIB
Kapan Puasa Arafah? Simak Jadwal, Niat hingga Keutamaannya

AKURAT BANTEN - Umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H pada Senin (17/6/2024). Sebelum Idul Adha, terdapat ibadah sunnah puasa Arafah yakni tanggal 9 Dzulhijjah.

Puasa Arafah merupakan puasa yang disunnahkan bagi umat Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji, karena pada hari tersebut jamaah haji sedang melaksanakan salah satu rangkaian puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Padang Arafah.

Agar puasa Arafah lebih afdol, maka harus mengetahui kapan waktu pelaksanaannya, niat hingga keutamaan menjalankan puasa.

Baca Juga: Pemprov Banten Ambil Langkah Cegah dan Kendalikan Inflasi, Menjelang Hari Raya Idul Adha 2024

Jadwal Puasa Arafah 2024

Puasa Araah termasuk salah satu puasa sunnah muakad yang sangat dianjurkan terutama bagi Muslim yang tidak menunaikan ibadah Haji. 

Hal ini sejalan dengan hadis Hafshah bin Umar bin Khattab RA, berpuasa 10 hari pada bulan Dzulhijjah menjadi amalan yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah.

"Dari Hafshah RA, ia berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah saw. yaitu, puasa Asyura, puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum Subuh" (HR Ahmad dan An Nasa'i).

Berikut jadwal puasa sunnah Juni 2024 yang mengacu Kalender Hijriah Indonesia 2024 susunan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Sabtu, 8 Juni 2024: 1 Zulhijjah 1445 H

Minggu, 9 Juni 2024: 2 Zulhijjah 1445 H

Senin, 10 Juni 2024: 3 Zulhijjah 1445 H

Selasa, 11 Juni 2024: 4 Zulhijjah 1445H

Rabu, 12 Juni 2024: 5 Zulhijjah 1445 H

Kamis, 13 Juni 2024: 6 Zulhijjah 1445H

Jumat, 14 Juni 2024: 7 Zulhijjah 1445 H

Sabtu, 15 Juni 2024: 8 Zulhijjah 1445 H (Puasa Tarwiyah)

Minggu, 16 Juni 2024: 9 Zulhijjah 1445 H (Puasa Arafah)

Sementara itu, tiga hari pasca Idul Adha merupakan hari tasyrik atau hari makan dan minum. Sehingga, tidak dibolehkan untuk berpuasa apa pun di hari-hari tersebut. Hari tasyrik jatuh pada mulai Hari Raya Idul Adha hingga tiga hari setelahnya atau 11, 12, 13 Dzulhijjah.

Baca Juga: Sering Terjadi saat Puasa, Gangguan Sistem Imun Bisa Menyebabkan Radang Usus

Niat Puasa Arafah

Berikut adalah lafadz niat puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى   

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.  

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”

Keutamaan Puasa Arafah

Keutamaan puasa Arafah termaktub dalam hadits yang diriwayatkan Abu Qatadah rahimahullah, Rasulullah SAW bersabda yang artinya :

"Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas" (HR Muslim).

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.