Banten

Tempat Soekarno Bertapa Dan Persinggahan Para Waliyullah di Saung Ranggon Bekasi

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 24 Februari 2024, 14:38 WIB
Tempat Soekarno Bertapa Dan Persinggahan Para Waliyullah di Saung Ranggon Bekasi

AKURAT BANTEN - Saung Ranggon adalah bangunan bersejarah berada di Kampung Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Menurut cerita turun temurun, bangunan yang berada di area seluas 5000 meter ini dengan tinggi bangunan sekitar 2,5 meter diperkirakan berdiri sejak tahun 1821 dan terbuat dari kayu ulin yang berasal tanah Sumatera.

Konon bangunan ini merupakan tempat persinggahan para Waliyullah, Pangeran Jayakarta dan tempat pertapaan Soekarno.

Situs bangunan bersejarah yang ditemukan pada abad ke-15 oleh pemimpin pasukan Kerajaan Mataram Raden Abbas atau Raden Nyimas Sri. Area luar Saung Ranggong di kelilingi pagar berwarna hijau.

Untuk masuk ke dalam para pengnjung harus menaiki tujuh buah anak tangga di pintu utamanya.

Saat masuk, terlihat ada sebuah foto Nyi Roro Kidul, Wali Songo dan Soekarno yang di bingkai pada ruangan yang sedikit pencahayaan serta ada ruangan seluas 1x2 meter yang ditutup pakai tirai.

Sementara didepan Saung Ranggon terdapat sebuah rumah dan sumur yang memiliki usia sama dengan saung.

Disamping Saung Ranggon terdapat musola kecil yang terbuat dari kayu dan bambu, terdapat gentong atau guci berisi air untuk mencuci muka setelah selesai berkunjung.

Pengurus atau juru kunci di Saung Ranggon, memiliki kewajiban seperti, mencuci seluruh pusaka, dimana dalam ritualnya wajib mengadakan pentas seni tradisional, seperti Tari Jaipong dan menyanyikan beberapa lagu bernuansa religi saat acara berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.