Michael Carrick di Ujung Tekanan Usai MU Tumbang 0-2, Legenda Inggris Ingatkan Bahaya Pecat Pelatih Lagi!

AKURAT BANTEN - Manchester United kembali berada dalam situasi sulit setelah menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions 2026/2027.
Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Setan Merah sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Michael Carrick. Namun, di tengah desakan agar klub melakukan perubahan, legenda sepak bola Inggris Alan Shearer justru meminta manajemen MU tidak terburu-buru memecat sang pelatih.
Shearer menilai Manchester United harus berhenti menjadikan pergantian pelatih sebagai solusi instan. Menurut mantan striker Newcastle United dan Timnas Inggris tersebut, klub sebesar MU membutuhkan stabilitas dan tidak bisa terus-menerus mengganti sosok di kursi kepelatihan setiap kali hasil pertandingan memburuk.
“Dia membutuhkan hasil. Saya tidak peduli siapa Anda, sebesar apa klub Anda, atau berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan. Pada akhirnya, semuanya kembali pada sikap,” ujar Shearer.
Baca Juga: Harry Kane Menggila di Liga Champions! Tembus 10 Besar, Rekor Messi dan Ronaldo Mulai Dibidik
Ia juga menegaskan bahwa Manchester United tidak bisa terus memecat pelatih dan berharap kedatangan sosok baru langsung menyelesaikan seluruh persoalan klub.
Meski demikian, Shearer mengakui bahwa Carrick tetap membutuhkan hasil positif untuk meredakan tekanan yang terus meningkat.
Kekalahan dari Atletico Memperburuk Situasi
Manchester United mengalami malam yang mengecewakan ketika bertandang ke markas Atletico Madrid, Stadion Metropolitano, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.
Pertandingan baru berjalan sekitar satu menit ketika Pablo Barrios membawa Atletico unggul. Gol cepat tersebut membuat rencana permainan MU langsung mendapat ujian berat.
Situasi semakin sulit ketika Leny Yoro menerima kartu merah pada babak kedua. Atletico kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk memperbesar skor melalui Ademola Lookman pada menit ke-79.
Kekalahan 0-2 tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan MU menjadi lima pertandingan di semua kompetisi. Sebelumnya, mereka juga kesulitan mendapatkan hasil maksimal di Premier League dan tersingkir dari Piala Liga Inggris.
Hasil ini membuat posisi Carrick semakin disorot, terutama karena ekspektasi terhadap Manchester United kembali meningkat setelah mereka berhasil kembali ke Liga Champions.
Bukan Sekadar Masalah Pelatih
Carrick sendiri mengakui bahwa performa timnya belum memenuhi harapan. Sebelum menghadapi Atletico, ia menyebut Manchester United harus menerima kenyataan bahwa hasil yang diperoleh belum cukup baik.
Namun, ia tetap yakin timnya mampu melewati masa sulit tersebut. Carrick menilai perjalanan membangun tim tidak selalu berjalan mulus dan para pemain harus menunjukkan karakter ketika menghadapi tekanan.
Pandangan serupa juga disampaikan Michael Owen. Mantan striker Manchester United itu menilai Carrick pantas mendapatkan waktu lebih panjang untuk membuktikan kemampuannya, mengingat kontribusinya membawa klub kembali ke Liga Champions.
Owen juga menilai beberapa hasil buruk MU dipengaruhi oleh situasi pertandingan dan peluang yang gagal dimanfaatkan. Karena itu, ia meminta klub tidak mengambil keputusan besar hanya berdasarkan rentetan hasil negatif dalam waktu singkat.
Ujian Berikutnya Sudah Menanti
Manchester United kini harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya. Mereka dijadwalkan menghadapi Leeds United dalam lanjutan Premier League pada akhir pekan.
Laga tersebut berpotensi menjadi ujian penting bagi Carrick. Selain menghadapi rival yang memiliki motivasi tinggi, MU membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain dan pendukung.
Meski demikian, belum ada kepastian bahwa kekalahan dari Atletico akan membuat Carrick langsung kehilangan pekerjaannya.
Perdebatan mengenai masa depannya masih berlangsung, sementara klub perlu menilai apakah persoalan yang terjadi bisa diperbaiki melalui pembenahan taktik dan performa pemain.
Pesan Shearer cukup jelas, yaitu Manchester United membutuhkan hasil, tetapi pergantian pelatih yang berulang belum tentu menjadi jawaban.
Bagi Carrick, kesempatan untuk membalikkan keadaan masih terbuka. Namun, ia harus segera membuktikan bahwa kepercayaan tersebut layak dipertahankan, sebelum tekanan di Old Trafford berubah menjadi krisis yang lebih besar.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 2Denny Indrayana Soroti Sikap Megawati soal Gibran, PDIP Bakal Bergerak atau Pilih Diam?
- 3Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!
- 4Terkenal Vokal, Ini Strategi Baru Abah Saiful Milah Usai Resmi Duduki Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang
- 5Ahmad Doli Tantang Hasyim Asy’ari Buka-bukaan! Polemik Pasal Gibran Merembet ke Jabatan Komisaris BUMN, 'Hadiah dari Siapa?'
- 6Keluarga Tersangka Korupsi BOP Gugat Kejari Kabupaten Tangerang Lewat Praperadilan
- 7Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 8Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 9Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 10Michael Carrick di Ujung Tekanan Usai MU Tumbang 0-2, Legenda Inggris Ingatkan Bahaya Pecat Pelatih Lagi!








