Manchester City Mulai Ketakutan Kehilangan Rodri, Guardiola Sampai Angkat Bicara

AKURAT BANTEN - Manchester City mungkin masih dipenuhi pemain bintang dengan kualitas luar biasa di hampir setiap lini, tetapi dalam beberapa musim terakhir ada satu nama yang perlahan berubah menjadi sosok paling penting dalam keseluruhan sistem permainan mereka, yakni Rodrigo Hernández Cascante atau Rodri.
Bahkan bagi banyak pengamat sepak bola Inggris, ketakutan terbesar Manchester City saat ini bukan lagi soal kehilangan mesin gol atau kreativitas lini depan, melainkan kemungkinan harus menjalani pertandingan-pertandingan besar tanpa kehadiran gelandang asal Spanyol tersebut.
Situasi itu kembali terasa musim ini ketika Rodri sempat mengalami masalah kebugaran yang membuatnya absen dalam beberapa pertandingan penting.
Dalam periode tersebut, Manchester City terlihat kehilangan keseimbangan permainan yang selama ini menjadi identitas utama tim asuhan Pep Guardiola.
Baca Juga: Timnas U17 Tumbang dari Jepang, Namun Garuda Muda Dinilai Punya Masa Depan Cerah
Mereka memang masih mampu menguasai bola, tetapi ritme permainan tidak lagi sehalus biasanya, transisi bertahan menjadi lebih rapuh, dan lini tengah kehilangan sosok yang mampu mengontrol tempo pertandingan dengan tenang.
Pep Guardiola sendiri tidak pernah benar-benar menyembunyikan betapa pentingnya Rodri bagi timnya.
Dalam beberapa kesempatan, pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa kehadiran Rodri memberikan pengaruh besar terhadap stabilitas permainan City, baik ketika menyerang maupun bertahan.
“Rodri adalah pemain yang sangat penting bagi cara kami bermain,” ujar Guardiola dalam salah satu konferensi persnya. “Dia membantu tim tetap tenang, memahami ritme pertandingan, dan memberi keseimbangan yang sulit digantikan.”
Baca Juga: Nyesek Bukan Main, Gelar Juara Liga Saudi Cristiano Ronaldo Malah Dijegal Rekan Setim
Kalimat Guardiola tersebut sebenarnya cukup menggambarkan bagaimana peran Rodri kini jauh melampaui tugas tradisional seorang gelandang bertahan.
Ia bukan hanya pemain yang merebut bola atau menjaga pertahanan, tetapi juga pengatur tempo, pemutus serangan lawan, sekaligus titik awal hampir seluruh aliran permainan Manchester City.
Dalam sistem Guardiola yang sangat bergantung pada kontrol permainan, kehilangan Rodri terasa seperti kehilangan fondasi utama sebuah bangunan besar.
Hal itu terlihat jelas ketika City menjalani beberapa pertandingan tanpa Rodri. Intensitas pressing mereka menurun, distribusi bola menjadi kurang rapi, dan lawan lebih mudah menemukan ruang untuk menyerang balik.
Baca Juga: Messi Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026, Tim Ronaldo Disebut Lebih Siap dari Argentina
Banyak pertandingan yang biasanya bisa dikendalikan dengan nyaman justru berubah menjadi laga yang jauh lebih terbuka dan sulit diprediksi.
Karena itulah Manchester City kini sangat berhati-hati dalam menangani kondisi fisik Rodri. Klub tidak ingin mengambil risiko besar terhadap pemain yang dianggap sebagai jantung permainan mereka, terutama di tengah jadwal padat yang masih menyisakan persaingan gelar dan pertandingan penting lainnya.
Yang membuat situasi ini semakin menarik adalah bagaimana status Rodri berubah sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.
Ketika pertama kali datang ke City, ia sempat dianggap hanya sebagai penerus Fernandinho. Namun sekarang, Rodri justru berkembang menjadi pemain yang bahkan mulai disebut sebagai gelandang paling komplet di dunia sepak bola modern.
Baca Juga: Messi Jagokan Portugal Juara Piala Dunia 2026, Tim Ronaldo Disebut Lebih Siap dari Argentina
Kesuksesannya meraih Ballon d'Or beberapa waktu lalu semakin mempertegas perubahan status tersebut.
Dari pemain yang dulu bekerja dalam bayang-bayang para penyerang dan playmaker City, Rodri kini justru menjadi pusat perhatian dan figur utama dalam era baru Manchester City.
Situasi ini juga memunculkan satu pertanyaan besar bagi masa depan City. Jika suatu hari Rodri benar-benar absen panjang atau meninggalkan klub, apakah Manchester City masih bisa memainkan sepak bola dominan seperti yang selama ini mereka tunjukkan?
Jawabannya mungkin belum benar-benar diketahui. Namun satu hal sudah terlihat jelas dalam beberapa musim terakhir, yakni Manchester City memang masih memiliki banyak pemain hebat, tetapi tanpa Rodri, mereka sering kali tidak lagi terlihat sebagai tim yang sama.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






