Alasan Nathan Tjoe-A-On Tidak Terlibat Adu Penalti Lawan Korsel, Apakah Ini Strategi Shin Tae Yong?

AKURAT BANTEN - Nathan Tjoe A On menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-23 yang tak mengambil peran saat penentuan kemenangan lewat adu penalti di Semifinal Piala Asia U-23 2024.
Sementara itu, beberapa pemain lainnya seperti Ramadhan Sananta hingga Arkhan Fikri justru tampil sebagai daftar algojo.
Dalam babak semifinal Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia diketahui berhasil mengalahkan Korea Selatan.
Baca Juga: Hentikan Laju Timnas Korea Selatan U-23 ke Olimpiade Paris 2024, Shin Tae Yong: Maafkan Saya!
Kemanangan tersebut diraih Timnas Indonesia melalui drama adu penalti. Sebenarnya di paruh waktu pertama Indonesia berhasil unggul 2-1 melalui dua gol yang diciptakan Rafael Struick.
Kemudian Korea Selatan membalasya dengan gol bunuh diri Komang Teguhdan Jeong Sang-bin. Kedua tim tersebut bermain imbang 2-2 selama waktu normal dan masa tambahan waktu.
Di akhir pertandingan dilakukan adu penalti untuk penentuan juara dan Tim asuhan pelatih Shin Tae Yong akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 11-10 setelah terakhir Arkhan mencetak gol.
Baca Juga: Resmi! Sepakati Kontrak Baru dengan PSSI, Shin Tae Yong Akan Latih Timnas Sampai 2027
Meski Timnas Indonesia berhasil menang melawan Korea Selatan, namun banyak penggemar timnas yang bertanya-tanya mengapa Nathan Tjoe A On tidak ambil bagian dalam penalti padahal Nathan tampil sejak menit awal dengan penampilan yang ciamik.
Dikutip dari akun Instagram @forumwasitindonesia, Jumat (26/4/2024) rupanya Nathan Tjoe A On tidak mengambil bagian penalti karena ada aturan dengan regulasi sepak bola internasional. Hal tersebut seperti tertuang dalam laws of the game IFAB pasal 10 ayat 3 mengenai adu penalti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti





