Banten

Kylian Mbappe Cedera Lutut, Real Madrid Ungkap Kondisi Terbaru Sang Kapten Prancis

Viona Sebastian Nolani | 29 September 2026, 11:55 WIB
Kylian Mbappe Cedera Lutut, Real Madrid Ungkap Kondisi Terbaru Sang Kapten Prancis
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe. - Instagram/@k.mbappe

AKURAT BANTEN - Dalam pertandingan Nations League pada 25 September, Kylian Mbappe menjadi pencetak gol pembuka sekaligus mencatat gol ke-67 untuk tim nasional Prancis.

Namun, setelah mencetak gol tersebut, kapten Les Bleus itu justru terlihat kesakitan ketika rekan-rekannya berlari menghampirinya untuk merayakan gol.

Mbappe sempat mendapat perawatan medis dan mencoba kembali melanjutkan pertandingan, tetapi kondisinya tidak memungkinkan untuk terus bermain.

Striker berusia 27 tahun itu kemudian terjatuh di lapangan sebelum memberikan tanda bahwa dirinya tidak sanggup melanjutkan pertandingan.

Baca Juga: Jenazah Korban KM Arupadhatu Ditemukan di Pulau Enggano, Simulasi BRIN Ungkap Pola Hanyutan

Pelatih Zinedine Zidane akhirnya menarik Mbappe pada menit ke-58 dan memasukkan Desire Doue sebagai penggantinya.

Federasi Sepak Bola Prancis sebelumnya menyebut Mbappe mengalami "cedera tendon lutut" dan langsung mengirimnya kembali ke Madrid untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sehari setelah pemeriksaan, tim medis Real Madrid memberikan diagnosis resmi mengenai kondisi kapten Prancis tersebut.

Hasil evaluasi menunjukkan Mbappe mengalami peregangan berlebihan pada kapsul posterior lutut kirinya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Suap HGB di ATR/BPN, DPP ISI Tegaskan Independensi Profesi Surveyor

Zidane menegaskan bahwa tim nasional Prancis "tidak akan mengambil risiko apa pun" terkait kondisi kesehatan Mbappe.

Karena itu, Mbappe dipastikan tidak akan tampil dalam tiga pertandingan Nations League berikutnya yang berlangsung dalam kurun waktu 10 hari.

Rangkaian pertandingan tersebut mencakup laga tandang melawan Belgia serta dua pertandingan kandang menghadapi Italia dan Belgia di Stade de France.

Berdasarkan pemeriksaan awal, cedera tersebut diperkirakan membuat Mbappe harus menepi selama kurang lebih dua minggu.

Dengan kondisi tersebut, pertandingan Real Madrid melawan Villarreal ketika La Liga kembali dimainkan pada 10 Oktober kemungkinan masih terlalu dini bagi Mbappe untuk kembali ke lapangan.

Meski demikian, laporan media Spanyol menyebut Mbappe diperkirakan dapat pulih sepenuhnya sebelum Real Madrid menghadapi Barcelona dalam laga El Clasico pada 25 Oktober.

Sementara itu, tim nasional Prancis juga harus menghadapi Belgia di Brussels tanpa kehadiran kapten mereka tersebut.

Zidane mengatakan dirinya akan melakukan rotasi pemain karena absennya Mbappe bukan satu-satunya faktor yang harus diperhitungkan.

Pelatih Prancis itu juga ingin menjaga kebugaran skuad karena timnya harus menjalani empat pertandingan dalam periode pemusatan latihan yang padat.

Jadwal perjalanan antara Turki dan Belgia turut menjadi pertimbangan Zidane dalam menentukan komposisi pemain.

Pelatih berusia 54 tahun tersebut perlu mengatur rotasi secara cermat agar kondisi fisik para pemain tetap terjaga sepanjang rangkaian pertandingan.

Dalam keterangannya kepada media, Zidane menegaskan bahwa fokus utama Prancis saat ini adalah membangun kekompakan tim.

Selain itu, staf pelatih juga berusaha membantu para pemain memahami tuntutan taktik baru dalam waktu yang relatif terbatas.

Minimnya waktu latihan di lapangan kemudian diimbangi dengan penggunaan sesi analisis video oleh staf pelatih Les Bleus.

Meski persiapan berlangsung singkat, Prancis tetap menyatakan tekad untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan yang mereka jalani.

Laga melawan Belgia di Brussels sendiri menjadi tantangan tersendiri bagi Prancis.

Belgia datang dengan modal positif setelah mengawali musim dengan kemenangan 2-0 atas Italia di Roma.

Kemenangan tersebut diraih Belgia di bawah arahan pelatih baru mereka, Mark van Bommel.

Zidane menilai Belgia memiliki kualitas yang tinggi dengan sejumlah pemain individu yang mampu memberikan ancaman besar.

Pelatih Prancis tersebut juga menyoroti keberhasilan Belgia dalam menjalani Piala Dunia sebelumnya sebagai salah satu faktor yang membuat pertandingan di Brussels layak mendapat perhatian.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.