Arief Wibowo Sebut Anggota DPRD Kota Tangerang Antusias Sambut Saiful Milah Jadi Ketua Definitif

AKURAT BANTEN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang yelah menggelar Rapat Paripurna Internal pada Rabu (23/9/2026) siang.
Agenda utama rapat tersebut adalah menetapkan Saiful Milah sebagai calon Ketua DPRD Kota Tangerang Pengganti Antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan periode 2024-2029, sekaligus mengesahkan pemberhentian Ketua DPRD sebelumnya, almarhum Rusdi Alam.
Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, menjelaskan bahwa mekanisme ini dijalankan setelah adanya surat keputusan resmi dari tingkat pusat partai pengusung almarhum.
"Jadi, siang ini kami mengadakan rapat paripurna internal dalam rangka penetapan calon Ketua DPRD Kota Tangerang sekaligus pemberhentian Ketua DPRD sebelumnya, almarhum Rusdi Alam. Mekanisme ini adalah tahap kedua setelah dirilisnya surat dari DPP Partai Golkar yang mengajukan Bapak Saiful Milah sebagai Ketua DPRD penggantian antarwaktu untuk melanjutkan sisa masa jabatan di periode 2026 sampai 2029," kata Arief saat ditemui seusai rapat di Gedung DPRD Kota Tangerang, Rabu (23/9/2026).
Setelah penetapan dalam paripurna internal, DPRD Kota Tangerang akan langsung memproses dokumen ke instansi terkait di luar legislatif demi mempercepat legalitas kepemimpinan dewan yang baru.
"Nah, setelah rapat paripurna ini, selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan KPU untuk membuat suatu rekomendasi dan juga pengantar dari Bapak Wali Kota ke Pak Gubernur. Berikutnya nanti dari Pak Gubernur akan mengeluarkan dua keputusan: SK pemberhentian almarhum sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang, kemudian SK pengangkatan Saiful Milah sebagai Ketua DPRD sisa masa jabatan periode ini," tutur Arief.
Baca Juga: Kekeringan di Kota Tangerang, Polisi Gerak Cepat Kirim 32 Ribu Liter Air ke Warga Pakuhaji
Saat ditanyakan mengenai target waktu penyelesaian dan pelantikan fisik ketua definitif yang baru, Arief menegaskan bahwa pihak internal dewan akan mendorong proses ini berjalan secepat mungkin, meskipun melibatkan birokrasi di luar parlemen.
"Kalau timeline, kita usahakan secepatnya. Tapi kalau harus tanggal berapa, saya kira karena ini terkait dengan pihak eksternal dewan, kita tidak bisa mengatur. Artinya kita berkomunikasi, tapi poinnya seberapa cepat nanti kembali kepada para pihak, baik KPU memproses, Pak Wali Kota membuat surat pengantar, maupun Pak Gubernur merilis SK. Mudah-mudahan bulan depan kita sudah punya ketua DPRD yang baru," paparnya.
Arief juga mengungkapkan bahwa suasana Rapat Paripurna Internal berjalan cukup dinamis dan dihadiri oleh mayoritas anggota dewan yang ada. Dari total 49 anggota dewan, tercatat sebanyak 43 legislator hadir langsung di ruangan.
Baca Juga: Serunya PINK POP di Living World Alam Sutera, Ada Fuggler, Kids DJ hingga Hadiah Rp650 Juta
"Total tadi yang hadir ada 43 dari 49 orang. Jadi saya melihat teman-teman memang menunggu momen figur pimpinan baru, dan kehadiran ini bagian dari ekspresi itu. Kalau saya lihat responsnya positif, bahkan kawan-kawan meminta Saiful Milah menyampaikan sepatah dua kata sambutan terkait apa yang akan beliau lakukan setelah nanti dilantik," ungkapnya.
Terkait posisi kelengkapan dewan yang kosong di tingkat daerah pemilihan (Dapil), Arief menerangkan bahwa pengisian kursi anggota biasa untuk menggantikan posisi almarhum di Dapil 1 memiliki jalur birokrasi yang berbeda dan lebih sederhana daripada pengisian jabatan kursi ketua dewan.
"Untuk PAW Dapil 1, prosesnya tidak dimulai dari paripurna dulu karena langsung dari DPRD bersurat berdasarkan rekomendasi Partai Golkar ke KPU, lalu ke Pak Wali Kota baru ke Pak Gubernur. Jadi memang tidak melalui proses seperti halnya PAW Ketua DPRD," urai Arief.
Baca Juga: 4 Tahun Sembunyi di Tegal, Pelarian Terpidana Penipuan Asal Tangerang Berakhir di Lapas
Ia menambahkan bahwa DPRD tidak mempersoalkan jika nantinya waktu pelantikan anggota legislatif Dapil 1 dan pelantikan Saiful Milah sebagai ketua harus berjalan secara terpisah atau bersamaan.
"Saya lihat mungkin bisa bareng, tergantung proses di KPU, Pak Wali Kota dengan Pak Gubernur. Bagi saya sama saja, intinya kita ingin supaya kelengkapan anggota dan pimpinan ini bisa segera diselesaikan untuk mendukung kinerja dewan," pungkas Arief Wibowo. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 6Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 7Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 8Gibran Digugat ke MK, Palti Hutabarat Tantang Wapres Buka Suara, 'Kini Waktunya Hadapi Semua Tuduhan'
- 9Sengketa Ijazah Gibran di MK Makin Panas, Denny Ungkap 6 Kasus Diskualifikasi dari Negara Lain
- 10Said Didu Peringatkan Prabowo soal Istana, 'Menteri Tak Sejalan Oligarki Bisa Tersandung?'









