Gila! Digerebek Polisi, Loyalis Bandar Narkoba di Tanjung Priok Malah Serang Petugas Pakai Petasan

JAKARTA — Ketegangan luar biasa pecah di kawasan padat penduduk Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (13/8/2026) pagi.
Ratusan personel gabungan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang datang untuk membersihkan sarang narkotika justru disambut dengan perlawanan brutal.
Alih-alih menyerahkan diri, para loyalis dan anak buah sang bandar narkoba nekat menyerang barisan aparat penegak hukum menggunakan petasan dan mercon berukuran besar saat proses pengembangan kasus berlangsung.
Baca Juga: Modus Cek Motor, Santri Asal Pandeglang Diperas Oknum Matel di Citra Raya Tangerang
Awal Mula: Bos Narkoba Berinisial MR Dicokok
Operasi berskala besar ini merupakan hasil pengembangan kasus peredaran narkotika yang dipimpin langsung oleh BNN. Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, mengonfirmasi bahwa pihaknya berhasil membekuk bandar besar berinisial MR di sekitar wilayah Kampung Bahari.
"Awalnya kita tangkap bosnya ini di sekitar Kampung Bahari, kemudian kita bawa ke dalam untuk pengembangan," ungkap Brigjen Roy, Kamis (13/8/2026).
Catatan Redaksi: Kehadiran sindikat narkoba di kawasan pemukiman padat kerap kali dilindungi oleh jejaring loyalitas semu yang dibangun para bandar. Hal inilah yang kerap membuat operasi penegakan hukum di area rawan seperti Kampung Bahari berisiko tinggi dan membutuhkan pengamanan berlapis.
Setelah meringkus MR, petugas dengan pengawalan ketat bersenjata lengkap, rompi antipeluru, serta helm tempur dari unsur Brimob dan BNN langsung membawa tersangka masuk ke dalam kampung guna menunjukkan titik-titik penyimpanan barang haram tersebut.
Baca Juga: Tawuran Berulang di Karang Tengah, Warga Desak Polisi Intensifkan Patroli dan Tindak Tegas Pelaku
Serangan Mercon Dibalas Gas Air Mata
Situasi mendadak berubah mencekam. Kehadiran aparat justru memicu kemarahan para loyalis setia sang bandar. Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial dan diunggah oleh akun Instagram @lbj_jakarta, kelompok oknum warga tampak beringas menyerang barisan petugas.
Suara ledakan petasan dan mercon bersahut-sahutan di celah-celah gang sempit Kampung Bahari dalam upaya putus asa untuk menakut-nakuti aparat.
Tidak gentar menghadapi teror tersebut, aparat keamanan langsung mengambil langkah tegas dan terukur. Petugas membalas hujan petasan dengan melontarkan tembakan gas air mata untuk memecah konsentrasi massa dan memukul mundur para penyerang.
"Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka," tegas Brigjen Roy.
Situasi Terkini di Lokasi Operasi
Berkat kesigapan personel gabungan, gelombang serangan dari para loyalis berhasil dipatahkan.
Massa yang beringas berhasil dipukul mundur ke sejumlah titik, sementara aparat memperketat penjagaan di seluruh akses masuk pemukiman.
Hingga berita ini diturunkan pada Kamis (13/8/2026) pukul 11.30 WIB, proses penyisiran masih berlangsung ketat.
Sang bandar narkoba berinisial MR beserta sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi perlawanan telah diamankan ke posko pengamanan.
Kendati demikian, pihak BNN dan kepolisian belum merinci jumlah total tersangka serta barang bukti narkotika yang berhasil disita dalam operasi panas ini.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 6Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 7Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 8Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'






