'Seret Semua!': Prabowo Pastikan Tidak Ada Tameng Hukum untuk 'Nama Besar' di Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis

AKURAT BANTEN– Komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi kini menghadapi ujian paling krusial.
Program unggulan bernilai strategis nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG), diguncang skandal dugaan korupsi massal.
Merespons memanasnya situasi politik dan hukum ini, pihak Istana melalui Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan sikap tanpa kompromi dari Presiden.
Prabowo memastikan tidak akan memberikan ruang perlindungan bagi siapa pun—termasuk deretan "nama besar" yang diduga kuat menjadi dalang di balik layar.
Jadi, tidak ada pengecualian seperti kata Bapak Presiden. Mau eksekutif, mau legislatif, mau yudikatif, kali ini ya sama saja dalam proses hukum, ujar Qodari dengan tegas saat ditemui di kantornya di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
Nyanyian 'Rompi Pink' dan Ancaman 20 Nama Besar
Gelombang pengusutan korupsi MBG ini mencapai babak baru setelah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, resmi mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, Sony mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan siap membongkar gurita keterlibatan pihak lain.
Tidak tanggung-tanggung, Sony mengklaim mengantongi lebih dari 20 nama yang diduga ikut menikmati aliran dana atau memanipulasi proyek mulia ini.
Menurut penuturan Krisna, kliennya selama ini merasa dipojokkan sebagai pelaku tunggal yang dituduh mempermainkan pengadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Padahal, ada tekanan dan "atensi khusus" dari tokoh-tokoh berpengaruh di balik penunjukan yayasan-yayasan mitra.
"Beliau (Sony) dalam tekanan, ada atensi gitu lho. Diatensi oleh nama-nama besar yang akan beliau sampaikan nanti sendiri," ungkap Krisna Murti.
Baca Juga: Pasca Dugaan Korupsi di BGN, Aktivis Kota Tangerang Tuntut Pembenahan Total Program MBG
Dua Modus Kotor Merampok Gizi Anak Bangsa
Kasus ini menyita perhatian publik karena menyasar hak mendasar anak-anak Indonesia untuk mendapatkan gizi terbaik.
Berdasarkan hasil klasifikasi dari Kejaksaan Agung, gurita korupsi di internal BGN ini terbagi ke dalam dua modus operandi yang sangat rapi:
Mark-up Anggaran: Dugaan pengadaan barang baku dan infrastruktur dengan harga yang tidak sesuai standar alias digelembungkan demi keuntungan pribadi.
Jual Beli Lapak Dapur: Dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) demi meloloskan vendor atau yayasan titipan para "pemain besar".
Bakom RI menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses hukum dan penilaian status Justice Collaborator Sony Sonjaya kepada aparat penegak hukum.
Istana juga mengimbau masyarakat untuk terus mengawal ketat penyidikan yang sedang bergulir di Kejagung.
Baca Juga: GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
Bersih-Bersih Total di Tubuh Badan Gizi Nasional
Ketegasan Presiden Prabowo sebenarnya sudah terlihat nyata sehari sebelumnya.
Skandal ini berbuntut panjang pada pencopotan massal jajaran elit BGN, termasuk Kepala BGN Dadan Hindayana.
Isu kualitas makanan yang buruk hingga tata kelola yang koruptif disinyalir menjadi pemantik utama kemarahan Presiden.
Langkah cepat mencopot jabatan dan membiarkan para mantan pejabat tersebut mengenakan rompi pink tahanan mengirimkan sinyal ngeri bagi para koruptor: Tidak ada tempat aman di era pemerintahan saat ini, sekalipun mengatasnamakan program andalan Presiden.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










