Sempat Melaju di Barisan Depan, Veda Ega Pratama Terlempar dari Tiga Besar Klasemen Moto3 Hungaria 2026

AKURAT BANTEN - Veda Ega Pratama harus kehilangan posisinya di papan atas klasemen sementara Moto3 2026 setelah gagal meraih poin pada Moto3 Hungaria 2026.
Finis di posisi ke-16 membuat pembalap muda Indonesia itu turun dari peringkat tiga ke posisi enam klasemen.
Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6), Veda sebenarnya mengawali lomba dengan performa cukup menjanjikan.
Start dari posisi kesembilan, pembalap Honda Team Asia tersebut langsung menunjukkan agresivitasnya dengan menembus posisi enam pada lap pertama.
Baca Juga: Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
Namun, jalannya balapan berubah setelah Veda menjalani hukuman long lap penalty.
Sanksi itu membuat pembalap asal Gunungkidul tersebut kehilangan banyak posisi dan turun ke peringkat 11.
Tidak lama kemudian, ia kembali melorot hingga berada di urutan ke-17.
Ketatnya persaingan di kelompok belakang membuat Veda kesulitan untuk kembali menembus zona poin.
Baca Juga: PLN Buka Suara soal Tagihan Listrik Naik, ESDM Tegaskan Tarif Tak Berubah Sejak 2017
Meski sempat memperbaiki posisi hingga peringkat 15, pembalap berusia 17 tahun itu akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-16.
Karena finis di luar 15 besar, Veda tidak mendapatkan tambahan poin dari seri Hungaria.
Alhasil, total poin yang dikoleksinya masih bertahan di angka 71.
Dampak dari hasil tersebut langsung terasa pada klasemen sementara Moto3 2026.
Baca Juga: Kasus Pesta Babi Memanas, Yasinta Moiwend Mengaku Diteror dan Ajukan Perlindungan ke LPSK
Sebelum balapan di Hungaria, Veda menempati posisi ketiga di bawah Maxim Quiles dan David Almansa.
Kini, ia harus turun ke peringkat enam setelah disalip Marco Morelli, Brian Uriarte, dan Alvaro Carpe.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 7Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 8Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'








