Ledakan Dahsyat di Rumah Warga Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Temukan Ember Berisi Petasan

AKURAT BANTEN - Peristiwa ledakan keras mengguncang sebuah rumah warga di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial S (48), yang juga merupakan pemilik rumah tempat ledakan tersebut terjadi.
Hingga kini, aparat Kepolisian Resor Malang masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti ledakan yang diduga berasal dari petasan itu.
Baca Juga: Trump Korbankan Pernikahan Anak Demi Krisis Iran, Ada Apa dengan Negosiasi AS?
Dalam proses penyelidikan awal, petugas dari Satuan Reserse Kriminal Polres Malang melakukan olah tempat kejadian perkara dan menemukan sejumlah barang bukti mencurigakan di dalam rumah korban.
Salah satu barang yang diamankan berupa ember berisi petasan dengan berbagai ukuran.
Kepala Seksi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar, mengatakan bahwa pihak kepolisian masih menelusuri sumber bahan peledak yang digunakan korban sebelum insiden maut tersebut terjadi.
“Barang bukti berupa petasan berbagai ukuran sudah diamankan, saat ini penyidik masih mendalami penyebab pasti ledakan termasuk asal bubuk petasan yang dipakai korban,” ujar Bambang.
Suasana permukiman yang awalnya tenang mendadak berubah panik setelah terdengar suara ledakan cukup kuat dari arah rumah korban.
Warga sekitar yang mendengar dentuman tersebut langsung berhamburan menuju lokasi untuk memastikan kondisi di dalam rumah.
Baca Juga: Murah Banget! Segini Harga Tiket Termurah Piala Dunia 2026, Ada Slot Khusus Suporter Indonesia?
Saat tiba di lokasi kejadian, warga menemukan korban dalam kondisi mengenaskan dengan luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh.
Korban mengalami luka pada area tangan, kaki, wajah, dada, hingga bagian perut akibat ledakan tersebut.
Laporan dari warga kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian setempat.
Tak lama berselang, petugas dari Polres Malang bersama jajaran Polsek Kepanjen langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan area kejadian.
Petugas juga segera melakukan evakuasi terhadap korban agar mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin.
Korban kemudian dibawa menuju RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang untuk menjalani penanganan intensif.
Baca Juga: Bukan Cuma Messi! Bintang Muda Argentina Bertarung Hidup-Mati Demi Tiket Piala Dunia 2026
Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Sekitar dua jam setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
Selain melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, polisi juga sempat mengajukan permintaan visum dan autopsi guna mendukung proses pengungkapan penyebab kematian korban secara menyeluruh.
Baca Juga: Trump Korbankan Pernikahan Anak Demi Krisis Iran, Ada Apa dengan Negosiasi AS?
Akan tetapi, pihak keluarga memilih menolak proses autopsi tersebut.
Menurut Bambang, keluarga korban telah menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak menginginkan pemeriksaan lanjutan terhadap jenazah korban.
“Keluarga korban menerima peristiwa ini dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Meski demikian, penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian ini,” kata Bambang.
Baca Juga: Trump Korbankan Pernikahan Anak Demi Krisis Iran, Ada Apa dengan Negosiasi AS?
Meski autopsi tidak dilakukan, aparat kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap berjalan.
Penyidik kini fokus menelusuri asal-usul bahan petasan dan aktivitas korban sebelum ledakan terjadi.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi guna memperjelas kronologi insiden yang merenggut nyawa pemilik rumah tersebut.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian warga sekitar karena ledakan terjadi di kawasan permukiman padat penduduk.
Warga berharap penyebab pasti kejadian segera terungkap agar insiden serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 3Denny Indrayana Soroti Sikap Megawati soal Gibran, PDIP Bakal Bergerak atau Pilih Diam?
- 4Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 5Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!
- 6Nasabah BTN Klaim Dana Rp17 Miliar Bermasalah, Setiap Rp1 Miliar Masuk Saldo Disebut Tersisa Rp100, Ada Apa?
- 7Miris! 21 Tahun Jadi Pemulung, Lansia Ini Tak Tahu Punya Uang Pensiun Rp1,1 Miliar
- 8Terkenal Vokal, Ini Strategi Baru Abah Saiful Milah Usai Resmi Duduki Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang
- 9Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!







