Banten

Beasiswa Kemenag 2026 Buka Pendaftaran, Kuliah S2-S3 Cuma 4,5 Tahun

Viona Sebastian Nolani | 17 Mei 2026, 18:41 WIB
Beasiswa Kemenag 2026 Buka Pendaftaran, Kuliah S2-S3 Cuma 4,5 Tahun
Ruchman Basori, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan pada Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama. (kemenag.go.id)

AKURAT BANTEN - Kementerian Agama terus memperluas akses beasiswa pendidikan tinggi melalui skema akselerasi terbaru yang memungkinkan alumni pendidikan keagamaan menempuh jenjang magister hingga doktor dalam satu jalur studi berkelanjutan.

Skema ini diwujudkan melalui Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) dalam Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026.

Program ini menjadi terobosan yang pertama kali diluncurkan pada tahun ini.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.

Baca Juga: 9 Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Sumbar, Fakta Tragisnya Terungkap

“Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor,” ujar Ruchman di Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, skema PMLD memberikan peluang bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun untuk melanjutkan studi tanpa jeda akademik.

Peserta yang lolos akan menempuh pendidikan selama total 4,5 tahun, terdiri dari 18 bulan program magister dan 36 bulan program doktor.

“Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih,” jelasnya.

Baca Juga: Diam-Diam Indonesia dan AS Bangun Aliansi Pertahanan, China Kini Waspada

Ia menilai model akselerasi ini mampu mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan, terutama dalam mencetak calon akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual dalam studi Islam.

Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan Puspenma, Siti Maria Ulfa, menambahkan bahwa program ini ditujukan khusus bagi alumni pendidikan keagamaan binaan Kemenag.

Kategori pendaftar mencakup lulusan sarjana perguruan tinggi keagamaan, alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), lulusan program studi agama di perguruan tinggi umum, alumni Ma’had Aly, hingga lulusan pendidikan menengah binaan Kemenag seperti pondok pesantren dan madrasah aliyah.

Pendaftaran program ini dibuka hingga 31 Mei 2026.

Baca Juga: Fakta Menarik Rio, Panda Raksasa Pertama yang Lahir di Indonesia

Peserta dapat memilih salah satu dari tiga kampus mitra, yaitu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dengan program Pengkajian Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan program Studi Islam, serta Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dengan program Studi Islam.

Sebagai syarat administrasi, calon peserta diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan/atau Arab yang masih berlaku sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Informasi lengkap mengenai skema PMLD dan persyaratan pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dapat diakses melalui portal resmi Kementerian Agama serta laman pendaftaran terintegrasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan di situs pendaftaran LPDP terintegrasi.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.