Terungkap! Iran Akhirnya Beberkan Detail Kondisi Mojtaba Khamenei Usai Serangan AS-Israel

AKURAT BANTEN - Setelah hilang dan tidak diketahui kabarnya, pemerintah Iran untuk pertama kalinya mengungkap kondisi kesehatan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei setelah selamat dari serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei pada awal konflik.
Disebutkan oleh seorang pejabat Iran, benar bahwa Mojtaba mengalami sejumlah luka akibat serangan tersebut. Namun, kondisinya disebut terus membaik dan berada dalam keadaan stabil.
Informasi itu muncul melalui video yang diunggah kantor berita Nour, media yang memiliki keterkaitan dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Baca Juga: Harga Solar Tembus Rp 30 Ribu, Ratusan Nelayan di Pati Terpaksa Berhenti Melaut
Diungkapkan oleh Koordinator pertemuan tingkat tinggi pemerintah Iran, Mazaher Hozzeini, bahwa Mojtaba mengalami cedera pada tempurung lutut dan bagian punggung saat serangan berlangsung.
Kemudian ia juga mengalami luka ringan di bagian belakang telinga. Meski demikian, luka tersebut disebut sudah mendapatkan penanganan medis dan tidak terlihat karena tertutup sorban yang dikenakannya.
“Cedera pada lututnya akan segera pulih, sementara masalah pada punggungnya telah teratasi,” ujar Hozzeini dalam video tersebut.
Baca Juga: Arsenal Menggila! Rekor Langka 66 Tahun Bisa Pecah di Markas West Ham
Di sisi lain, sejumlah pejabat Amerika Serikat justru menggambarkan kondisi Mojtaba sebagai cedera yang cukup serius.
Istri Mojtaba Khamenei Dilaporkan Tewas
Serangan udara tersebut juga menimbulkan korban jiwa dari keluarga dekat Mojtaba. Istrinya dilaporkan meninggal dunia bersama beberapa anggota keluarga lain dari Ali Khamenei.
Insiden ini menjadi salah satu pukulan besar bagi lingkaran elite pemerintahan Iran di tengah meningkatnya konflik kawasan.
Sejak serangan terkoordinasi Israel dan AS pada 28 Februari lalu, Mojtaba Khamenei belum pernah terlihat di hadapan publik. Kondisi itu memunculkan spekulasi mengenai keterlibatannya dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari.
Baca Juga: Freeport Tunda Operasi Penuh Grasberg hingga 2028, Ini Penyebab Utamanya
Namun, pejabat Iran menegaskan bahwa Mojtaba sengaja menjaga profil rendah demi alasan keamanan.
Dalam pernyataannya, Hozzeini menyebut Mojtaba akan menyampaikan pidato kepada rakyat Iran pada waktu yang dianggap tepat.
Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengaku telah bertemu langsung dengan Mojtaba Khamenei. Ia menyampaikan kesan positif terhadap sosok pemimpin Iran tersebut.
“Hal yang paling mengesankan bagi saya adalah visi, kerendahan hati, dan ketulusannya,” ujar Pezeshkian seperti dikutip AFP. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






