Puluhan Warga Lebak Kena Tipu Umrah Murah, Uang Ratusan Juta Raib

AKURAT BANTEN - Puluhan warga di Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan menjadi korban dugaan penipuan berkedok promo umrah murah. Mereka gagal berangkat ke Tanah Suci meski telah menyetorkan uang kepada agen travel yang kini diduga menghilang tanpa tanggung jawab.
Sedikitnya 35 jemaah tercatat mengalami kerugian dengan total mencapai sekitar Rp728 juta melalui Omsu Travel yang dipimpin pria berinisial OS. Travel tersebut juga diduga tidak memiliki izin resmi.
Jumlah korban diperkirakan terus bertambah. Secara keseluruhan, korban diduga mencapai lebih dari 200 orang yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Cimarga, Bojong Manik, Gunung Kencana, dan sekitarnya.
Baca Juga: Evakuasi Dramatis Helikopter Jatuh di Sekadau, Delapan Korban Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Modus yang digunakan pelaku yakni menawarkan paket umrah dengan harga jauh di bawah standar, berkisar Rp20 juta hingga Rp30 juta per orang.
Tawaran tersebut disebarkan melalui jaringan tokoh masyarakat atau perantara yang kemudian menghimpun calon jemaah.
Para korban awalnya dijanjikan berangkat pada November 2025. Namun jadwal itu terus mengalami penundaan hingga Januari 2026 tanpa kejelasan.
Baca Juga: Pembayaran PKB di Pemprov Banten Tidak Langsung ke Rekening Kas Daerah
Salah satu korban berinisial D mengaku telah menyetor Rp23 juta untuk dirinya dan Rp20 juta untuk istrinya, dengan jadwal keberangkatan 27 Januari 2026. Namun hingga kini, keberangkatan tersebut tidak pernah terwujud.
"Awalnya komunikasi masih lancar. Tapi setelah lewat jadwal, pihak travel sulit dihubungi, bahkan hilang kontak," ujar D saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Upaya penyelesaian sempat difasilitasi melalui pertemuan di Polsek Gunung Kencana. Dalam pertemuan tersebut, terduga pelaku yang dikenal dengan nama Om Pel didampingi kuasa hukum mengaku tidak sanggup memberangkatkan jemaah dan berjanji akan mengembalikan uang paling lambat 31 Maret 2026.
Baca Juga: Trump Guncang Dunia: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Sah, Iran Segera 'Menyerah'?
Namun hingga tenggat waktu terlewati, janji tersebut tidak dipenuhi dan keberadaan pelaku tidak diketahui. Para korban berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas.
"Harapan dari kami dari pihak korban itu ada titik terangnya dari pelakunya. Jadi harapan dari para korban tetap berangkat," ujarnya.
Informasi yang beredar di antara jemaah menyebutkan dana yang terkumpul diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembangunan properti.
Baca Juga: AS Ancam Iran dengan Blokade dan Perang Jika Negosiasi Damai Gagal
Kasus ini juga ikut menyeret para perantara yang sebelumnya dipercaya masyarakat. Sejumlah perantara bahkan mendapat tekanan dari jemaah karena dianggap turut bertanggung jawab, meski mereka juga mengaku sebagai korban.
Para perantara diketahui telah melayangkan laporan pengaduan ke Polres Lebak pada 24 Januari 2025. Namun hingga kini, perkembangan laporan tersebut belum diketahui.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak terkait, termasuk kepolisian, untuk memastikan perkembangan penanganan kasus tersebut. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 7Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 8Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'











