Rekrutmen Karyawan FIF Rangkasbitung Diduga Sarat Ajang Manipulasi

AKURAT BANTEN, LEBAK - PT Federal International Finance (FIF) yang berada diwilayah Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak diduga tidak profesional dan sarat ajang manipulasi dalam melakukan rekrutan karyawan.
Fadilah, warga Rangkasbitung yang anaknya melamar kerja di FIF setempat mempertanyakan aturan profesionalisme FIF sebagai perusahaan besar dalam melakukan perekrutan pekerjanya.
Pasalnya, hal itu dialami anaknya yang melamar dan sudah melakukan interview, bahkan sudah dinyatakan lulus diterima dan sudah melakukan penandatanganan kontrak kerja. Namun, saat hari pertama kerja anaknya dipulangkan lagi dengan alasan bagian yang seharusnya diisi anaknya sudah diisi orang lain.
Baca Juga: DJP Siap Duduk Bareng MUI Bahas Fatwa Pajak Berkeadilan, Soroti PBB hingga Kewenangan Daerah
"Iya, saat itu anak saya suruh pulang lagi dan disuruh menunggu nanti akan dipanggil lagi," kata Ahmad, kepada Akurat Banten, di ruang kerjanya, Selasa (25/11/2025).
Ungkap Ahmad, perusahaan yang dinilai sudah profesional, harusnya mengedepankan prosedur dan etika. Karena, anaknya sudah melakukan penandatanganan kontrak kerja hingga tahun 2026, bahkan semua berkas sudah ditandatangani kedua belah pihak.
"Fadilah hanya minta FIF jangan mempermainkan pelamar siapapun orangnya, dan memang anak saya melamar sendiri tanpa ada koneksi yang membawanya ke FIF," jelasnya.
Baca Juga: Fenomena Warga Pilih Damkar Ketimbang Polisi Bikin Menko Yusril Angkat Bicara
Sementara, Aan Mulyana, supervisor FIF Rangkasbitung membantah tidak profesional dalam melakukan rekrutmen pekerja. Karena, yang melamar ke FIF semua dilakukan sesuai standar perusahaan.
"Iya atas nama Ilham itu, dia tidak mau untuk ditempatkan digunung Kencana dengan alasan terlalu jauh, karena itu tidak mau ditempatkan di luar Rangkasbitung, alasannya kasihan ibunya tidak ada yang jaga, jadi tidak ada yang menggantikan posisi yang akan ditempati Ilham hingga sekarang," pungkas Aan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










