Banten

Akhir Pilu Kasus Hilang 8 Bulan: Kerangka Alvaro Ditemukan, Ayah Tiri Ditangkap

Saeful Anwar | 24 November 2025, 16:17 WIB
Akhir Pilu Kasus Hilang 8 Bulan: Kerangka Alvaro Ditemukan, Ayah Tiri Ditangkap

AKURAT BANTEN– Kabar duka yang menusuk hati menyelimuti keluarga besar Alvaro Kiano Nugroho. Setelah delapan bulan menanti dalam ketidakpastian sejak hilang pada Maret 2025, bocah berusia 6 tahun asal Pesanggrahan ini akhirnya ditemukan.

Namun, harapan itu hancur berkeping-keping. Jasad Alvaro dilaporkan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Titik terang paling mengejutkan dalam kasus ini adalah penangkapan ayah tiri Alvaro yang kini menjadi terduga kunci terkuaknya tragedi panjang dan menyesakkan ini.

Baca Juga: Sorotan Nasional: Reuni Akbar 212 Kembali Guncang Monas, Panitia Undang Presiden Prabowo dan Siap Sambut HRS!

Misteri 8 Bulan Terkuak: Ayah Tiri Jadi Terduga Utama

Penemuan jenazah Alvaro pada Minggu, 23 November 2025, di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mengakhiri penantian panjang keluarga dengan kesedihan yang mendalam.

Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), Nicolas Ary Lilipaly, membenarkan adanya penangkapan yang menjadi tonggak baru penyelidikan kasus ini.

“Iya, ayah tiri Alvaro yang ditangkap,” ujar Nicolas dalam keterangan resminya, pada Minggu (23/11/2025).

Meskipun demikian, polisi masih berhati-hati dalam memastikan identitas korban.

Nicolas menegaskan bahwa kerangka yang ditemukan diduga kuat adalah Alvaro, namun proses ilmiah untuk kepastian mutlak sedang berjalan.

“Butuh kepastian dulu melalui pengecekan DNA,” tegas Nicolas, mengisyaratkan pentingnya hasil autopsi dan forensik untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Alvaro.

Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, secara terpisah mengonfirmasi penemuan jasad korban, menandai akhir dari pencarian yang penuh rintangan.

“Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ucap Alam.

Baca Juga: Kasus Impor 250 Ton Beras di Sabang, Mentan Amran Ancam Copot Pejabat yang Ikut Terlibat

Kilas Balik Kronologi: Hilang Sejak Maret, Penuh Hambatan

Pencarian Alvaro yang dimulai sejak Kamis, 6 Maret 2025, disebut dipenuhi hambatan.

Mulai dari rekaman CCTV di sekitar lokasi yang otomatis terhapus seiring berjalannya waktu, hingga proses pelaporan awal yang tidak langsung ditindaklanjuti.

Apa yang terjadi pada hari itu?

Pagi itu, Alvaro baru saja pulang dari mengantar neneknya berobat di RSUD Pesanggrahan. Momen terakhirnya terekam jelas dalam ingatan sang kakek, Tugimin (71).

Baca Juga: Dentuman Keras Gegerkan Warga Babelan-Bekasi: Pemulung Tewas Akibat Bongkar Mortir Aktif, Tim Jibom Turun Tangan

Kenangan Terakhir: Permintaan Susu yang Tertahan

Tugimin mengenang dialog polos cucu kesayangannya di hari ia menghilang. Alvaro, bocah berbadan kurus dengan lesung pipi yang hari itu mengenakan kaos, celana, dan sandal serba hitam, sempat meminta susu.

“Puasa mah anak kecil setengah hari boleh, Pak,” tutur Alvaro polos, membalas sang kakek yang mengingatkannya sedang berpuasa.

Itulah interaksi terakhir sebelum Alvaro berpamitan tanpa kata.

Dugaan Pria Misterius di Masjid

Beberapa hari setelah Alvaro tak kunjung pulang, Tugimin mendengar cerita dari pengurus masjid setempat. Seorang pria tak dikenal mencari Alvaro dan mengaku sebagai ayahnya.

“Katanya ada orang cari Alvaro. Bilang, 'Saya ayahnya,' begitu,” kata Tugimin.

Pria itu ditunjukkan lokasi tempat anak-anak biasa bermain, dan setelahnya ia menghilang.

Tugimin mulai resah ketika pukul 21.30 WIB, Alvaro belum juga pulang, padahal biasanya ia akan bermain bola.

Pencarian yang berakhir nihil mendorongnya melapor ke Polsek Pesanggrahan, namun ia diarahkan untuk menunggu.

“Besoknya saya ke Polsek lagi, lalu diarahkan ke Polres Jakarta Selatan,” jelas Tugiman.

Baca Juga: MBG Dipromosikan Gibran ke Dunia Lewat KTT G20, Dari Bogor Hingga BGN Justru Ramai Soroti Kualitas Menu

Kunci Pengungkapan Kasus: Hasil DNA dan Keterangan Ayah Tiri

Kini, fokus penyelidikan beralih sepenuhnya pada proses forensik. Hasil pemeriksaan DNA kerangka akan menjadi konfirmasi identitas, sementara hasil autopsi akan menentukan penyebab pasti kematian.

Publik menantikan jawaban atas pertanyaan besar: Bagaimana Alvaro meninggal?

Penangkapan ayah tiri Alvaro adalah kunci yang diharapkan dapat membuka kotak pandora tragedi ini.

Polisi kini tengah mendalami keterangan terduga pelaku untuk merangkai kronologi dan motif di balik kematian tragis bocah 6 tahun ini (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman