Banten

Aksi Maling Proyektor di Sekolah Dasar Gagal Total, Pelaku Nyaris Kabur Sebelum Diringkus Warga

Moehamad Dheny Permana | 27 Oktober 2025, 14:49 WIB
Aksi Maling Proyektor di Sekolah Dasar Gagal Total, Pelaku Nyaris Kabur Sebelum Diringkus Warga

Akurat Banten - Warga Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, dibuat heboh setelah seorang pria tertangkap basah mencuri peralatan elektronik milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tugu Utara 09 Pagi.

Pria berinisial SEA (23) itu kepergok sedang membawa tas punggung berisi proyektor dan sejumlah perlengkapan sekolah lain ketika hendak melarikan diri.

Kapolsek Koja, Kompol Muhammad Andry, membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Koja untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku ini kedapatan mencuri inventaris sekolah, termasuk proyektor yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Kompol Andry.

Ia menambahkan bahwa penyidik telah memeriksa beberapa saksi dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi pencurian tersebut.

“Barang bukti yang kami amankan di antaranya satu unit proyektor, pendingin komputer, obeng, tas, dan tisu,” jelasnya.

Kronologi bermula ketika dua penjaga sekolah yang sedang bertugas pada dini hari merasa curiga melihat seseorang mondar-mandir di sekitar halaman sekolah sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca Juga: Dramatis! Polisi Diancam dengan Sajam saat Amankan Pelaku Curanmor di Tangerang

Salah satu penjaga sempat melihat SEA memasuki area sekolah dengan gerak-gerik mencurigakan.

Tanpa pikir panjang, ia kemudian membangunkan rekannya untuk memastikan apa yang terjadi.

Dua penjaga itu lantas memutuskan memeriksa ke dalam ruang kelas dan mendapati seorang pria sedang tergesa-gesa memasukkan barang ke dalam tas ransel.

“Waktu dicek, pelaku sudah menaruh proyektor ke dalam tasnya. Kami langsung berteriak minta bantuan warga,” ujar salah satu penjaga sekolah.

Tak lama berselang, sejumlah warga datang membantu hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap sebelum sempat kabur ke arah jalan utama.

Pelaku kemudian digelandang ke pos keamanan sebelum diserahkan ke pihak kepolisian yang datang beberapa saat kemudian.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga SEA sudah beberapa kali mengintai sekolah tersebut sebelum akhirnya nekat beraksi pada malam kejadian.

“Dari pengakuannya, pelaku mengaku sempat mengamati situasi sekolah selama beberapa hari,” ujar Kompol Andry.

Pihak kepolisian kini tengah menelusuri apakah pelaku bertindak sendiri atau ada keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, pihak sekolah mengaku lega karena barang-barang yang sempat dicuri berhasil diselamatkan tanpa ada kerusakan berarti.

Baca Juga: Ibu Timothy Angkat Vito Simanungkalit Jadi Anak, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

“Kami bersyukur penjaga sekolah sigap dan warga juga cepat membantu. Kalau tidak, mungkin barang-barang sekolah sudah hilang,” ucap salah satu guru yang ditemui di lokasi.

Polisi memastikan akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku dan mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap potensi kejahatan, terutama pada jam-jam rawan.

“Kesigapan warga dan penjaga sekolah patut diapresiasi. Ini contoh kerja sama yang baik antara masyarakat dan aparat,” tutup Kompol Andry.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.