Banten

Mandalika Pecahkan Rekor, 142 Ribu Penonton Padati MotoGP: Erick Thohir Sebut Momentum Emas untuk Indonesia

Moehamad Dheny Permana | 6 Oktober 2025, 08:07 WIB
Mandalika Pecahkan Rekor, 142 Ribu Penonton Padati MotoGP: Erick Thohir Sebut Momentum Emas untuk Indonesia

Akurat Banten - Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kembali mencatat sejarah spektakuler.

Ajang MotoGP Indonesia tahun ini sukses menarik animo luar biasa dengan total penonton mencapai 142 ribu orang selama penyelenggaraan.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Luar biasa, pecah telur! Sebanyak 142 ribu orang menonton MotoGP Mandalika,” ujarnya.

Menurut Erick, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga pelaku industri dan pariwisata.

“Semua pihak solid. Kita bekerja keras agar MotoGP tidak hanya jadi tontonan olahraga, tapi juga promosi besar untuk Indonesia,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa euforia kesuksesan ini tidak boleh berhenti pada angka penonton semata.

Erick menyebut, event besar seperti MotoGP harus terus dievaluasi agar penyelenggaraannya semakin berkualitas di masa mendatang.

“Peningkatan fasilitas pariwisata dan akomodasi di kawasan Mandalika adalah hal penting yang harus kita lanjutkan,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen, pemerintah pusat dikatakan terus membuka peluang investasi baru di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.

Baca Juga: INDEF Dorong Pemerintah Hidupkan Lagi Diskon Listrik 50 Persen untuk Perkuat Daya Beli dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Erick pun telah berkoordinasi dengan Wakil Menteri Investasi untuk mengundang lebih banyak investor.

“Kalau Indonesia pernah berhasil membangun Nusa Dua, saya yakin Mandalika pun bisa menjadi destinasi unggulan yang mendunia,” tuturnya.

Tak hanya mencatat rekor jumlah penonton, ajang MotoGP Mandalika juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Kementerian Pemuda dan Olahraga melaporkan bahwa perputaran uang dari penyelenggaraan balapan mencapai Rp4,8 triliun, menjadi bukti nyata kontribusi sektor olahraga terhadap ekonomi nasional.

Dampak positif juga dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menuturkan bahwa ajang MotoGP membawa manfaat ekonomi hingga ke lapisan bawah masyarakat.

“Efeknya terasa nyata. Okupansi hotel meningkat drastis, bukan hanya di Mandalika tapi juga sampai Mataram dan Senggigi,” ungkapnya.

Menurut Iqbal, harga kamar hotel selama event berlangsung melonjak karena tingginya permintaan, namun hal itu justru menunjukkan geliat ekonomi yang positif.

Selain itu, keterlibatan pelaku usaha kecil menengah juga meningkat signifikan.

“Kalau tahun lalu ada 60 UMKM yang terlibat, kali ini jumlahnya dua kali lipat menjadi 120,” ujarnya.

Baca Juga: Langit Jakarta Bergemuruh, Aksi Akrobatik Jet Tempur TNI AU Bikin Ribuan Warga Terkagum di Monas

Bagi Iqbal, event ini bukan sekadar ajang olahraga internasional, melainkan momentum besar bagi kebangkitan ekonomi daerah.

“Dari pengusaha besar hingga pelaku UMKM semuanya mendapat dampak positif. Ini bukti MotoGP benar-benar membawa kesejahteraan,” katanya.

Keberhasilan MotoGP Mandalika 2025 menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah event olahraga kelas dunia dengan standar internasional.

Dengan dukungan pemerintah dan antusiasme masyarakat, Mandalika kini bukan hanya ikon pariwisata, tetapi juga simbol kebanggaan bangsa.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.