Setelah Dikeluhkan Warga, Air PDAM TKR Mulai Berangsur Normal

AKURAT BANTEN - Setelah hampir dua pekan lebih warga mengeluhkan layanan distribusi air bersih yang macet, akhirnya pasokan air dari PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) mulai menunjukkan perbaikan.
Gangguan distribusi air ini sebelumnya menimbulkan keresahan karena berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama untuk kebutuhan pokok seperti memasak, mencuci, hingga persediaan air untuk mandi.
Selama kurang lebih 14 hari, banyak warga terpaksa mencari alternatif dengan membeli air galon atau menyedot air tanah yang kualitasnya tidak selalu terjamin.
Baca Juga: Asthara Skyfront City Percepat Pembangunan Cluster Allurea at The Floritz
Kini, setelah penantian panjang, aliran air dari PDAM TKR berangsur normal. Tekanan air yang sebelumnya sangat lemah dan sering tidak mengalir, perlahan mulai stabil.
Hal ini disampaikan salah seorang warga, Hendra, yang sempat aktif menyuarakan keluhan mengenai kondisi layanan air PDAM.
"Setelah menunggu hampir dua pekan, akhirnya air berangsur normal. Tekanan air juga sudah mulai stabil dan sekarang sudah bisa isi toren," ujar Hendra, Jumat (26/9/25).
Baca Juga: Jejak Misterius Pelaku Pembuang Bayi di Depan Griya Yatim & Dhuafa Palmerah Masih Diburu Polisi
Hendra menyebutkan bahwa normalisasi baru dirasakan pada hari ini setelah sekian lama dirinya bersama masyarakat lain menunggu perbaikan pipa.
"Baru normal hari ini, tekanan air berangsur normal," ucapnya.
Sebelumnya, warga di Perumahan Taman Kota Permai (TKP), Kabupaten Tangerang mengeluhkan pasokan air PDAM TKR yang tersendat hingga menimbulkan kesulitan besar.
Baca Juga: Penjual Kopi dan Kosmetik di Jaksel Dibongkar Ternyata Kedok Peredaran Narkoba
Banyak warga harus menampung air seadanya ketika aliran sempat keluar meski hanya kecil. Dengan mulai normalnya aliran air, warga berharap PDAM TKR dapat menjaga kestabilan distribusi serta melakukan langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak kembali berulang.
"Semoga tetap lancar dan tidak diberikan janji yang seperti sebelumnya," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










