Bus Transjakarta Tergelincir di Pulogebang, Enam Orang Terluka dan Kendaraan Ringsek

Akurat Banten - Insiden kecelakaan melibatkan bus Transjakarta kembali terjadi di kawasan Jakarta Timur, tepatnya di Pulogebang, Cakung.
Sebuah bus koridor 11 rute Pulo Gebang-Kampung Melayu dilaporkan hilang kendali hingga menyeret beberapa sepeda motor, menabrak sebuah mobil, lalu menghantam empat rumah toko (ruko).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu sontak menggemparkan warga sekitar.
Seorang saksi mata bernama Ipul (35) menyebutkan motor yang berada di depan bus ikut terseret cukup jauh.
"Motornya keseret terus, posisinya sudah tidak kelihatan jelas. Saya lihat akhirnya berhenti di depan pintu masjid," ujarnya.
Menurut keterangan warga, setidaknya ada dua unit motor, yakni Yamaha NMAX dan Honda Astrea, yang menjadi korban dalam kejadian ini.
Sejumlah pengendara pun terjatuh saat motor mereka terseret, sehingga mengalami luka-luka.
"Ada bapak-bapak dan ibu-ibu lecet-lecet. Sepertinya jatuh dari motor saat keseret," tambah Ipul.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Libatkan 4 Kendaraan di BSD Raya Utama, Satu Korban Tewas di Tempat
Tak berhenti di situ, bus tersebut juga menyerempet sebuah mobil hingga rusak parah dan bahkan sempat mengeluarkan api dari bagian mesinnya.
"Saya kira cuma ruko abang saya yang hancur kena, ternyata mobil juga ikut keseret. Depan-belakangnya ancur semua," kata Ipul.
Ia menduga sistem pengereman bus mengalami gangguan setelah menghantam motor, sehingga sopir kesulitan mengendalikan arah kendaraan.
"Logikanya kalau rem normal pasti sudah berhenti setelah tabrakan pertama. Tapi ini terus melaju. Sopir juga sempat panik. Dugaan saya remnya bermasalah," jelasnya.
Pemilik mobil yang rusak, Vonny (38), juga menceritakan detik-detik menegangkan saat kendaraannya ditabrak bus.
Vonny mengatakan dirinya baru saja menurunkan anaknya di Stasiun Cakung ketika bus Transjakarta muncul dari arah belakang dan langsung menyerempet mobilnya.
"Sebelum kena mobil saya, bus itu sudah menyerempet beberapa motor. Lalu nabrak keras sekali," ungkapnya.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) langsung menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini.
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, membenarkan bahwa bus yang terlibat adalah armada dari operator Steady Safe dengan kode SAF 045.
Baca Juga: Banten Siaga Penuh! Taktik Gubernur Andra Soni dan Kapolda Banten Tangkal Bencana Alam
"Mohon maaf atas kejadian ini. Betul, tadi pagi sekitar jam 05.30 WIB di rute koridor 11 dekat Stasiun Cakung," kata Ayu.
Ia menjelaskan, insiden tersebut menyebabkan enam orang mengalami luka-luka, terdiri dari empat pelanggan, satu pramudi, dan satu warga sekitar.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Seluruh korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pondok Kopi untuk mendapat perawatan medis.
Ayu menambahkan, pihaknya masih melakukan investigasi internal bersama kepolisian untuk memastikan penyebab bus hilang kendali.
Sementara itu, kawasan sekitar TKP sempat mengalami kemacetan panjang akibat proses evakuasi bus dan kendaraan yang rusak.
Hingga siang hari, petugas masih terlihat melakukan pembersihan puing-puing sisa tabrakan di lokasi kejadian.
Insiden ini kembali menjadi sorotan publik mengenai aspek keselamatan armada Transjakarta yang setiap hari melayani ratusan ribu penumpang di ibu kota.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






