Peserta Membludak, Kemendikdasmen Gelar Simulasi TKA untuk Siapkan Generasi Pelajar

Akurat Banten - Gelombang antusiasme pelajar terhadap Tes Kemampuan Akademik (TKA) kian melonjak.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merespons tren tersebut dengan mengadakan simulasi TKA yang bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh sekaligus memastikan informasi menjangkau lapisan masyarakat lebih luas.
Langkah ini sekaligus menjadi wadah sosialisasi agar siswa, guru, hingga orang tua dapat bersiap menghadapi pelaksanaan TKA secara lebih matang.
Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak bisa berdiri sendiri.
“Pendidikan Bermutu untuk Semua tanpa kolaborasi semua pihak tidak akan terlaksana sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Sampaikan materi hari ini ke keluarga, dan teman-teman kalian. Tetap semangat,” ujarnya.
Menurut Anang, partisipasi publik dalam menyebarkan informasi TKA sangat penting agar pesan kementerian tidak hanya berhenti di lingkaran terbatas, melainkan menyebar hingga ke pelosok negeri.
Data terkini menunjukkan jumlah pendaftar TKA sudah menyentuh 2,3 juta peserta didik, dengan sekitar 460 ribu di antaranya telah menentukan mata pelajaran pilihan.
Anang juga mengingatkan, pendaftaran TKA akan resmi ditutup pada 5 Oktober 2025, sehingga para calon peserta diminta tidak menunda.
Untuk membantu siswa mempersiapkan diri, Kemendikdasmen menyediakan fitur latihan soal gratis bernama Ayo Coba TKA yang dapat diakses melalui laman resmi pusmendik.kemdikbud.go.id/tka.
Baca Juga: Pemkot Semarang Ngebut Bangun 63 Dapur Gizi, Demi Perluasan Program Makan Gratis
Inisiatif ini diharapkan memberi ruang bagi peserta didik untuk berlatih dan menilai kemampuan mereka sebelum menghadapi ujian sesungguhnya.
Simulasi kali ini mendapat sambutan positif dari peserta.
Salah satunya Tegar Adiluhur, pelajar yang hadir di acara tersebut.
Ia mengaku simulasi ini menjadi jawaban atas kebingungannya mengenai mekanisme TKA.
“Sebelum ikut ini, informasi tentang TKA sudah pernah saya baca namun saya masih bingung. Di sini, saya tahu informasi lebih detil,” kata Tegar.
Ia menambahkan, persiapan sejak dini adalah kunci.
“Saya juga sudah mencoba latihan soalnya, sangat membantu saya untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA yang tinggal sebulan,” ucapnya.
Kegiatan simulasi ini diikuti lebih dari 500 orang yang terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kota Surabaya, hingga komunitas pelajar dan organisasi guru.
Keterlibatan beragam pihak tersebut mencerminkan dukungan kolektif terhadap upaya pemerintah dalam menyukseskan TKA sebagai salah satu pintu penting perjalanan akademik siswa.
Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat, simulasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap pelajar mendapat bekal informasi yang tepat sekaligus pengalaman praktis dalam menghadapi ujian nasional tersebut.
Pada akhirnya, kesiapan menghadapi TKA bukan hanya soal menjawab soal, tetapi juga wujud keseriusan bersama dalam mengawal masa depan pendidikan Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






