Banten

45 Unit Asrama Santri Bakal Dibangun Lewat Program Aspontren Kabupaten Tangerang 2025

A. Zaki Iskandar | 8 September 2025, 13:56 WIB
45 Unit Asrama Santri Bakal Dibangun Lewat Program Aspontren Kabupaten Tangerang 2025

AKURAT BANTEN - Sebanyak 45 unit asrama santri bakal dibangun di sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Tangerang melalui program Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) pada tahun 2025 ini.

Diketahui, Aspontren merupakan salah satu program unggulan yang dicanangkan oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah.

"Untuk pembangunan program asrama pondok pesantren baru ada 45 unit yang akan kita bangun di tahin ini," ujar Maesyal Rasyid, Senin (08/09/2025).

Baca Juga: 3 Titik Demo 8 September di Jakarta, Beda Hari Beda Tuntutannya

"Ini merupakan bagian dari atensi pemerintah daerah terhadap pondok pesantren, karena mereka akan mencetak kader-kader pemimpin yang memiliki norma-norma dan integritas," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy menjelaskan, saat ini pihaknya terus melakukan langkah-langkah strategis untuk mematangkan implementasi tersebut. Salah satunya, menyusun skala prioritas lokasi pembangunan asrama.

Menurutnya, program aspontren ini bakal terlebih dahulu menyasar pondok pesantren salafiyah.

Baca Juga: Fitnah Sule Meninggal Dunia, Mantan Nathalie Holscher Sakit Bukan Biasa Sampai Tak Boleh Makan Sembarangan

"Kalau aspontren itu kan pilot project di 2025, kuota kita baru 45 tapi proposal yang masuk sudah 70 lebih, mungkin di miinggu depan kita akan melakukan verifikasi lapangan," jelasnya.

"Kita juga mendapatkan informasi kalau ada ponpes yang kebakaran dan itu otomatis menjadi prioritas atau kita lihat di lapangan ada ponpes yang kobongnya tidak layak dan tidak sehat, jadi itu yang kita prioritaskan," tuturnya.

Rencananya, kata Erwin, besaran pembangunan satu unit asrama itu dialokasikan sebesar Rp200 juta. Namun, angka itu masih bersifat tentatif. Sebab Bappeda masih menghitung secara rijit terkait penggunaan anggaran dalam program tersebut.

Baca Juga: Bos Gudang Garam Miskin karena PT Gudang Garam PHK Massal, Ternyata Kekayaan Susilo Wonowidjojo Cuma 6,6 M?

Di sisi lain, Erwin menargetkan, program tersebut akan terlaksana secara merata sesuai jadwal Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

"Tadi pak bupati menitipkan ke kami agar semua bisa menerima manfaat kalau bisa di 2026 antara 150 sampai 200 untuk aspontren ini. Kalau misal 150 unit dalam setahun, kalau 5 tahun itu kita dapat 750," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.