Banten

Geger di Pondok Bambu, Polisi Bekuk 9 Terduga Penjarah Rumah Uya Kuya

Moehamad Dheny Permana | 1 September 2025, 13:05 WIB
Geger di Pondok Bambu, Polisi Bekuk 9 Terduga Penjarah Rumah Uya Kuya

Akurat Banten - Jakarta Timur kembali menjadi sorotan setelah kediaman anggota Komisi IX DPR RI sekaligus publik figur, Surya Utama alias Uya Kuya, diserbu massa pada Sabtu, 30 Agustus 2025 malam.

Aksi penjarahan yang berlangsung di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit itu berakhir dengan penangkapan sembilan orang terduga pelaku oleh aparat kepolisian.

“Betul, untuk saat ini kami sudah menangkap sembilan orang,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan.

Menurut Dicky, para pelaku ditangkap langsung di lokasi kejadian tak lama setelah massa merangsek masuk ke rumah Uya Kuya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa perabotan rumah tangga yang diambil dari dalam kediaman tersebut.

Baca Juga: Gagal Demo ke DPR, Aliansi Mahasiswa Tangerang Alihkan Titik Aksi ke DPRD Banten

Selain itu, petugas juga mengandalkan rekaman video, termasuk tayangan siaran langsung di media sosial, untuk menelusuri jejak pelaku lain yang diduga terlibat.

“Semua yang terekam dalam video masih terus kita cari. Ada barang-barang yang memang ada di tempat kejadian perkara (TKP), kurang lebih beberapa perabotan,” kata Dicky.

Ia menambahkan, jumlah pelaku sebenarnya lebih banyak dari yang sudah diamankan.

Karena itu, penyelidikan masih diperluas guna mengetahui peran masing-masing orang yang terekam dalam peristiwa tersebut.

“Masih didalami peran mereka. Pelaku lainnya masih terus kita kembangkan karena jumlahnya banyak sekali,” jelasnya.

Peristiwa ini terjadi meski sebelumnya pihak kepolisian sektor Duren Sawit telah berupaya menenangkan massa.

Petugas sempat memberikan imbauan agar tidak ada tindakan yang melanggar hukum, namun situasi di lapangan tidak terkendali.

“Polsek sudah mencoba lakukan imbauan, tapi tidak berhasil. Akhirnya dilaporkan kepada Kapolres dan langsung dilakukan penindakan oleh tim gabungan Reskrim dan Samapta,” ujar Dicky.

Baca Juga: OPINI: Sebelumnya Prabowo Teriakan Hidup Jokowi, Kini LCJ Menuntut Prabowo Mundur, Politik Kambing Hitam?

Dalam video yang beredar di media sosial, massa terlihat merobohkan pagar rumah Uya Kuya hingga berhasil menerobos ke dalam bangunan.

Suasana makin mencekam ketika kerumunan berhasil mencapai lantai dua rumah sambil membawa barang-barang dan terdengar teriakan “Hancurkan” dari sejumlah orang.

Aksi brutal itu sontak memicu reaksi publik, apalagi Uya Kuya baru saja menjadi perbincangan karena videonya yang berjoget di Gedung DPR bersamaan dengan isu kenaikan tunjangan anggota dewan.

Politikus sekaligus artis itu kemudian memberikan klarifikasi bahwa joget tersebut tidak ada kaitannya dengan kenaikan tunjangan, melainkan hanya bentuk apresiasi terhadap musisi yang tampil.

Meski begitu, peristiwa penjarahan ini menambah panjang kontroversi yang menyelimuti dirinya.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi dan memburu pelaku lain yang belum tertangkap.

Pihak kepolisian menegaskan akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas demi memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.