Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob, HMI-PMII Tangerang Gelar Shalat Ghaib dan Aksi ke Istana

AKURAT BANTEN - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar shalat ghaib atas meninggalnya seorang ojek online, Affan Kurniawan akibat terlindas mobil kendaraan taktis (trantis), Jumat (29/08/2025).
Pantauan di lokasi, ibadah itu dilaksanakan di pelataran Kampus Universitas Insan Pembangunan Indonesia (Unipi), sebelum mereka berangkat menuju sejumlah titik aksi massa di Jakarta.
Shalat itu dipimpin oleh Ketua HMI Kabupaten Tangerang Akmal dan diikuti oleh massa aksi lainnya.
Baca Juga: BGN Tampung 130 Pengajuan SPPG dari Kabupaten Tangerang
"Shalat Ghaib kita untuk mendoakan korban, baik yang kemarin dari ojol maupun yang sebelum sebelumnya," ujar Akmal di lokasi.
Akmal berujar, 60 orang massa aksi yang merupakan gabungan dari HMI dan PMII ini bakal menyasar titik aksi di Istana Negara dan Mabes Polri.
"Jadi yang melandaskan kita untuk bergerak adalah atas dasar kemanusiaan karena tindakan represif kepolisian sudah ada korban jiwa," ujarnya.
Dalam aksi ini, kata Akmal, HMI dan PMII menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri untuk lengser dari jabatannya.
"Yang penting kita dari kita menuntut kapolri dan kapolda segera turun dari jabatannya," tegasnya.
Ada pun tuntutan lainnya, Akmal menjelaskan, kelompoknya mendesak pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
Baca Juga: Gaji Brimob Ternyata Kecil Cuma Lulusan SMA tapi Berani Lindas Driver Ojol Affan Kurniawan
Sebelumnya diberitakan, seorang ojek online bernama Affan Kurniawan yang terlindas mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (29/08/2025). Insiden memilukan terjadi saat demo di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada keluarga besar ojek online (ojol) dan masyarakat luas atas insiden tragis yang merenggut nyawa driver ojol tersebut.
“Tentunya saya meminta maaf kepada seluruh keluarga besar ojol dan masyarakat atas musibah yang terjadi,” ujar Listyo Sigit di RSCM Jakarta Pusat.
Kadiv Propam Polri, Abdul Karim, memastikan tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya yang diduga terlibat dalam insiden itu telah diamankan.
“Semua terduga pelaku sedang diperiksa gabungan oleh Divisi Propam Mabes Polri bersama Propam Korps Brimob Polri. Kendaraan rantis juga sudah diamankan sebagai barang bukti,” jelasnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik







