BOCORAN TERKINI: Seputar Rumah Subsidi 18 Meter Persegi, Bikin Heboh: Ini Spesifikasi Lengkap, Lokasi Emas, dan Cicilan di Bawah Rp1 Juta

AKURAT BANTEN – Wacana rumah subsidi berukuran 18 meter persegi yang digulirkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memang memicu perdebatan sengit.
Dari asosiasi pengembang hingga masyarakat luas, banyak yang penasaran dan bahkan mengkritik.
Namun, di balik polemik, inisiatif ini menyimpan potensi besar bagi jutaan Gen Z dan keluarga muda yang mendambakan hunian terjangkau di tengah kota.
Penasaran seperti apa detail rumah mungil yang digadang-gadang jadi solusi di tengah meroketnya harga properti ini?
Yuk, kita bedah tuntas spesifikasi, lokasi strategis, hingga bocoran harga dan cicilannya!
Spesifikasi Unit: Kecil Tapi Fungsional
Kementerian PKP telah merilis bocoran spesifikasi denah untuk dua tipe utama: tipe 18/25 dan tipe 18/30.
Desain ini dirancang memanjang ke belakang untuk mengoptimalkan lahan sempit, namun tetap mempertimbangkan ventilasi dan tata ruang yang layak huni.
1. Rumah Subsidi Tipe 18/25
Ukuran Bangunan: 6 meter x 6 meter (total 18 meter persegi).
Luas Lahan: 8,3 meter x 3 meter (total 25 meter persegi).
Pembagian Ruang:
Area parkir motor dan teras: 2,3 meter x 3 meter.
Ruangan multifungsi (ruang tamu/keluarga, pantry/dapur): 3,4 meter x 3,4 meter.
Kamar mandi: 1 meter x 1,7 meter.
Satu kamar tidur: 2,6 meter x 3 meter.
Baca Juga: INI DIA! Gaji Pilot Garuda Indonesia Bikin Melongo, Ada yang Tembus Ratusan Juta Rupiah Per Bulan!
2. Rumah Subsidi Tipe 18/30
Ukuran Bangunan: 6 meter x 6 meter (total 18 meter persegi).
Luas Lahan: 10 meter x 3 meter (total 30 meter persegi).
Pembagian Ruang: Sama dengan tipe 18/25, namun ditambahkan:
Area cuci jemur: 1,7 meter x 3 meter.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menegaskan bahwa rumah ini dirancang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI 03-1733-2004).
Dengan kebutuhan ruang per jiwa sekitar 6,4-9 meter persegi (dewasa) dan 4,6 meter persegi (anak), rumah ini ideal untuk keluarga kecil (1-2 orang dewasa dengan satu anak) atau lajang.
Meski ada kritik yang menyebutnya mirip kontrakan, Sri Hayati memastikan bahwa pihaknya terbuka terhadap masukan masyarakat untuk menyempurnakan desain.
"Kemarin ada masukan soal ruang untuk sholat, kami akan sesuaikan. Uji publik ini penting untuk memastikan kelayakan,” katanya, Senin (16/6/2025).
Baca Juga: 6 Cara Jitu Bikin Burung Kacer Kamu Gacor Total Dan Bermental Juara, Dijamin Langsung Beda!
Lokasi Emas: Jantung Perkotaan Jadi Target Utama
Ini dia daya tarik terbesar rumah subsidi mungil ini! Menteri PKP, Maruarar Sirait, memastikan bahwa rumah subsidi 18 meter persegi tidak akan dibangun di pedesaan.
"Jadi, ini dibuatnya untuk di kota atau di sekitar perkotaan," tegas Ara saat melihat mock up rumah subsidi garapan Lippo Group di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025).
Bahkan, Maruarar Sirait secara spesifik menyampaikan keinginannya untuk membangun rumah subsidi mini ini di Jakarta.
Ini berarti impian Gen Z yang ingin tinggal dekat kantor, pusat hiburan, atau fasilitas umum lainnya di metropolitan kini bisa jadi kenyataan!
Baca Juga: INI DIA! Gaji Pilot Garuda Indonesia Bikin Melongo, Ada yang Tembus Ratusan Juta Rupiah Per Bulan!
Harga dan Cicilan: Bisa Di Bawah Rp1 Juta Sebulan
Siap-siap terkejut dengan harganya! Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera),
Heru Pudyo Nugroho, memberikan bocoran perkiraan harga rumah subsidi 18 meter persegi: mulai dari Rp 108 juta, Rp 110 juta, hingga Rp 120 juta.
"Tergantung harga tanah. Semakin harga tanahnya bisa affordable, tentu harga rumahnya bisa lebih turun jauh dibanding yang eksisting dengan fitur 36/60 itu," ucap Heru pada Kamis (12/6/2025).
Yang paling menarik, Sri Haryati menambahkan bahwa Kementerian PKP tengah mempersiapkan skema pembiayaan yang memungkinkan cicilan rumah subsidi 18 meter persegi di bawah Rp 1 juta.
"Nanti Insya Allah kalau memang ke depan kami sudah banyak masukan dari semua stakeholder dengan harga yang nanti lebih murah, itu cicilannya juga kami dorong bisa lebih murah, bisa Rp 600.000 sampai Rp 700.000 sebulan," ujar Sri, Senin (16/6/2025).
Dengan spesifikasi yang fungsional, lokasi strategis di perkotaan, dan harga serta cicilan yang sangat terjangkau, rumah subsidi 18 meter persegi ini bisa menjadi game changer bagi mereka yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak.
Ini adalah peluang emas yang tak boleh dilewatkan (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti


